Logika Berpikir Aktivis dalam Pilkada 2024: Memilih Pemimpin untuk Rakyat

- Penulis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 06:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Dalam rangka menyongsong Pilkada 2024, aktivis di Kabupaten Karawang menegaskan kriteria yang harus dipenuhi oleh calon pemimpin yang akan mereka dukung. Mereka menekankan bahwa pilihan mereka akan jatuh pada calon yang memiliki rekam jejak bersih dari indikasi korupsi. Hal ini dianggap sebagai syarat mutlak untuk menjamin kepemimpinan yang transparan dan akuntabel di masa mendatang.

Lebih lanjut, aktivis ini juga menyatakan bahwa calon yang mereka pilih haruslah calon yang memihak kepada kepentingan rakyat. Kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat dinilai sebagai bentuk nyata dari keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat, bukan hanya untuk kalangan tertentu saja.

Selain itu, calon yang memiliki program reformasi agraria akan menjadi prioritas bagi para aktivis ini. Mereka menolak dengan tegas calon yang terlibat dalam praktik jual-beli lahan negara atau yang sekadar menukar guling tanah tanpa memperhatikan nasib petani dan rakyat kecil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aspek sosial, para aktivis menekankan pentingnya memilih calon yang memiliki komitmen terhadap toleransi dan tidak mempolitisasi agama. Menurut mereka, politisasi agama hanya akan memperburuk situasi sosial dan merusak kerukunan antarumat beragama di Karawang.

Pasar-pasar milik pemerintah juga menjadi perhatian khusus. Aktivis menolak calon yang menggunakan skema BOT (Build-Operate-Transfer) untuk pasar tersebut. Mereka menginginkan calon yang dapat mengelola pasar dengan baik tanpa merugikan pedagang kecil.

Baca Juga:  Endang Macan Kumbang Siap Bertarung di Pilkada Karawang 2024 dengan Berbekal Pengalaman

Selain itu, calon yang mampu membukakan peluang-peluang ekonomi bagi rakyat juga menjadi kriteria penting. Aktivis ini ingin melihat pemimpin yang proaktif dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan mendukung usaha kecil menengah (UKM).

Di bidang pendidikan dan kesehatan, komitmen serius dari calon pemimpin sangat diharapkan. Para aktivis ingin memastikan bahwa calon yang mereka pilih benar-benar memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan dan akses kesehatan yang merata.

Aktivis juga lebih memilih calon yang doyan kerja, yang tidak terjebak dalam birokrasi yang bertele-tele. Mereka menilai bahwa Karawang membutuhkan pemimpin yang cepat tanggap dan efisien dalam mengambil keputusan.

Terakhir, para aktivis menginginkan calon yang memiliki komunikasi yang efektif, tidak asal bicara, dan jauh dari pernyataan yang bersifat klenik atau tak berdasar. Mereka berharap pemimpin Karawang mendatang adalah sosok yang rasional dan bisa memberikan arahan yang jelas bagi masyarakat.

“Kami akan mendukung calon yang memenuhi kriteria tersebut, karena kami percaya bahwa hanya dengan pemimpin yang benar-benar berpihak kepada rakyat, Karawang bisa maju dan sejahtera,”*ujar salah satu aktivis Budi Santosa yang akrab dipanggil lurah totoang. (Red)

Berita Terkait

Penutupan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Karawang Serahkan SK PAC hingga Koordinator Anak Ranting
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar
Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan
GMN DPD Karawang Gelar Kopdar Perdana, Tegaskan Dukungan untuk PSI dan Komitmen Bersama Jokowi
KPU Karawang dan PAN Bahas Pemutakhiran Data Parpol serta Penataan Dapil
Endang Marta Nyatakan Kesiapan Maju di Pilkades Cengkong
Berita ini 4 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:48

Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:46

Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:02

BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:04

Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:03

Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang

Senin, 27 Juli 2026 - 04:45

Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48

Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:15

Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi

Berita Terbaru