Abdul Hakim: Pendidikan Agama Fondasi Sukses Masa Depan, Klinik Dota Medika Siapkan Layanan Kesehatan untuk Santri di Pondok Pesantren Nihayatul Amal

- Penulis

Minggu, 11 Agustus 2024 - 06:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Hakim saat memberikan paparan informasi kesehatan

Abdul Hakim saat memberikan paparan informasi kesehatan

Karawang, Lintaskarawang.com – Dalam kegiatan sosialisasi kesehatan yang diadakan di Pondok Pesantren Nihayatul Amal, Rawamerta, Karawang, Abdul Hakim, seorang konsultan klinik sekaligus alumni pesantren, menekankan pentingnya pendidikan agama sebagai fondasi utama untuk meraih kesuksesan di masa depan. Ia mengungkapkan bahwa ilmu agama yang kuat sangat diperlukan oleh setiap individu, apapun cita-cita yang ingin mereka capai, untuk menghadapi tantangan kehidupan di masa mendatang.

Abdul Hakim juga menyoroti dampak buruk tekanan kerja terhadap kesehatan mental, dan mendorong setiap individu untuk memiliki landasan agama yang kuat sebagai pondasi kekuatan mental dalam menghadapi kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hakim memperkenalkan layanan kesehatan yang disediakan oleh Klinik Dota Medika. Ia menjelaskan bahwa para santri yang membutuhkan perawatan di pesantren dapat memanfaatkan layanan Klinik Dota Medika dengan menggunakan BPJS, yang juga menyediakan fasilitas rawat inap. Layanan ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi orang tua jika anak mereka mengalami masalah kesehatan selama berada di pesantren.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Abdul Hakim menjelaskan bahwa bagi santri yang sudah terdaftar di BPJS, jika memerlukan rujukan ke fasilitas kesehatan khusus atau spesialis, terdapat solusi yang bisa diambil. “Jika santri sakit selama di pondok, kepesertaan BPJS-nya bisa dipindahkan ke Klinik Dota Medika tanpa harus memindahkan kepesertaan seluruh keluarga,” jelas Abdul Hakim.

Baca Juga:  Penahanan Ijazah Siswa oleh SMK PGRI 2 Karawang Menuai Kontroversi

Ia juga memberikan panduan bagi orang tua yang khawatir jika anaknya sakit dan perlu dibawa pulang untuk perawatan lebih lanjut. “Orang tua bisa meminta rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat yang bekerja sama dengan BPJS, dengan rujukan kunjungan tamu yang berlaku hingga tiga kali dalam satu bulan,” tambahnya.

Klinik Dota Medika, lanjut Abdul Hakim, telah bekerja sama dengan pihak pesantren untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi para santri. Setelah santri lulus atau pindah dari pondok, kepesertaan BPJS dapat dipindahkan kembali sesuai kebutuhan.

Untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan BPJS, Abdul Hakim mengajak para orang tua untuk memanfaatkan aplikasi JKN Mobile.

Bagi santri yang belum terdaftar di BPJS, Abdul Hakim menegaskan bahwa hal ini dapat dikoordinasikan dengan pihak Dota Medika. Ia juga menekankan pentingnya adanya kesepakatan formal antara Klinik Dota Medika dan pesantren untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas biaya pengobatan santri.

“Dengan jaminan dari pengurus pondok, santri tetap dapat ditangani terlebih dahulu tanpa harus melakukan pembayaran di awal,” tutup Abdul Hakim.

[Dadang]

Berita Terkait

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Di Tengah Larangan Pungutan, Biaya Kegiatan Akhir Tahun di SDN 1 Karyasari Tuai Sorotan
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Berita ini 8 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:58

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:11

Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:16

Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:57

Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:23

Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande

Senin, 18 Mei 2026 - 12:42

Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang

Senin, 18 Mei 2026 - 12:17

Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:20

Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru