Konflik H.Toha VS H. Suparno Bukan Konflik “Karawang VS Madura”

- Penulis

Minggu, 4 Agustus 2024 - 14:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Karawang, kota yang kita cintai bersama, saat ini menghadapi situasi yang menantang. Masyarakat diimbau untuk menjaga kondusivitas dan tidak terpancing oleh provokasi yang viral di media sosial. Hal ini terkait dengan pernyataan dari seorang oknum asal Madura yang tersebar melalui akun TikTok @sultanabdinegarad. Oknum tersebut mengklaim akan membuat Karawang “banjir darah” dan menyebarkan isu-isu SARA melalui tiga postingan yang menjadi perhatian publik dan aparat penegak hukum.

Akun tersebut diduga menyebarkan provokasi dan isu SARA, menimbulkan keresahan di masyarakat. Diduga berawal dari ungkapan yang disampaikan oleh H Toha, seorang oknum asal Madura, beberapa pekan lalu dianggap menyulut ketegangan dengan narasi yang mengandung unsur RAS bahkan juga mengundang Ormas dari luar Karawang, salah satunya Madas (Madura Asli). Hal ini telah menimbulkan reaksi dari berbagai pihak di Karawang.

Sebagai respons atas situasi ini, 24 organisasi masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Organisasi Kepemudaan (OKP) sepakat untuk menempuh jalur hukum. Mereka melaporkan H Toha ke Polres Karawang sebagai upaya menjaga keamanan dan kondusivitas kota ini. Langkah ini diambil karena mereka merasa memiliki kewajiban untuk melindungi Karawang sebagai tempat kelahiran mereka.

Masyarakat Karawang diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Tindakan seorang oknum tidak berarti seluruh komunitas Madura yang ada di Karawang harus menjadi korban. Kebersamaan dan persaudaraan antar warga harus tetap dijaga, terlepas dari latar belakang etnis atau asal usul.

Ajakan untuk menjaga kerukunan ini juga berlaku bagi saudara-saudara dari Madura yang berwirausaha di Karawang. Warung-warung Madura dan usaha lainnya harus tetap merasa aman dan nyaman. Ini adalah wujud dari Karawang yang sesungguhnya, yang mencintai perdamaian dan toleransi.

Situasi yang terjadi saat ini bukanlah cerminan dari Karawang yang sebenarnya. Warga Karawang diharapkan dapat menunjukkan bahwa mereka tidak seperti yang digambarkan oleh pihak-pihak provokatif. Karawang adalah kota yang penuh dengan kebersamaan dan rasa persaudaraan.

Dalam upaya menjaga situasi tetap kondusif, semua pihak harus berperan aktif dan tidak terjebak dalam permainan provokasi yang hanya akan merugikan kita semua. Mari jaga kampung kita, Karawang, dan saudara-saudara Madura kita, demi kedamaian dan keharmonisan bersama.

**KARAWANG KONDUSIF, MADURA SAUDARA AING** (Red)

Berita Terkait

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Berita ini 126 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:17

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru