Peresmian Monumen Perlintasan Kereta Api di Karawang oleh Bupati dan Forkopimda

Karawang, Lintaskarawang.com – 28 Mei 2024. Bupati Karawang, H. Aep Saepulloh, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang meresmikan monumen perlintasan kereta api di Jln Tuvaref. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah dan masyarakat sekitar yang antusias menyambut peresmian tersebut.

Dalam kesempatan temu bicara dengan awak media, Bupati H. Aep mengucapkan terima kasih kepada Polres Kabupaten Karawang yang telah berinisiatif membangun monumen ini di Karawang Kota. “Monumen ini merupakan pengingat bagi kita semua bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas di Karawang sangat tinggi. Oleh karena itu, seluruh masyarakat Karawang harus lebih berhati-hati,” ujar Bupati Aep.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi keberadaan monumen ini. “Dengan adanya monumen ini, kami berharap pengendara yang melintas di perlintasan kereta api dapat lebih memperhatikan keselamatan. Keselamatan adalah hal utama yang harus diterapkan di Kabupaten Karawang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan rencana untuk mempercantik monumen ini sehingga menjadi salah satu etalase Kabupaten Karawang. “Kami akan terus memperbaiki dan memperindah monumen ini agar dapat menjadi ikon kebanggaan daerah,” ucapnya.

Terkait perlintasan yang masih menggunakan sistem manual atau swadaya masyarakat, Bupati mengakui bahwa penutupan tidak selalu memungkinkan karena jalur tersebut merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat. “Kami akan mencari solusi terbaik, dan mudah-mudahan ke depannya akan ada penjagaan dari pihak KAI sendiri,” jelasnya.

Kapolres Karawang, AKPB Wirdhanto Hadicaksono, juga hadir dalam acara tersebut dan memberikan penjelasan mengenai latar belakang pembangunan monumen ini. “Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Karawang, baik di jalur tol maupun non-tol, termasuk perlintasan kereta api, menjadi alasan utama pembangunan monumen ini,” ungkap Kapolres Wirdhanto.

Berdasarkan data tahun 2023-2024, tercatat kurang lebih 1.200 kejadian kecelakaan dengan hampir 360 jiwa yang menjadi korban. “Dengan adanya monumen ini, kami berharap dapat menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya safety riding,” tambahnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas dengan tagline “Kehati-hatian tidak merugikan, namun kecerobohan dapat membuatmu kehilangan nyawa.” Menurutnya, kewaspadaan dan kehati-hatian adalah kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

“Dengan kewaspadaan, kita bisa mencegah kecelakaan. Kami berharap aspek kehati-hatian, kecerobohan, dan kewaspadaan menjadi hal yang utama dan harus diutamakan,” pungkasnya. (Suci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dilarang menyalin konten halaman lintaskarawang.com