Harga Bahan Pokok di Pasar Rengasdengklok Melonjak Jelang Ramadhan

- Penulis

Senin, 11 Maret 2024 - 02:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pasar Rengasdengklok, 11 Maret 2024, Harga bahan pokok di Pasar Rengasdengklok, menjelang bulan suci Ramadhan, terus mengalami kenaikan. Menurut data yang dihimpun, harga telur mencapai Rp 32.000 per kilogram, sementara ayam potong dijual dengan harga Rp 35.000 per kilogram. Daging sapi, kisaran harganya antara Rp 100.000 hingga Rp 150.000 tergantung pada kualitasnya.

Tidak hanya itu, harga cabai juga ikut merangkak naik. Cabai merah dipatok seharga Rp 72.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting mencapai Rp 80.000 per kilogram. Untuk cabai rawit, harganya mencapai Rp 36.000 per kilogram.

Kenaikan harga bahan pokok ini membuat sebagian masyarakat khawatir, terutama mengingat menjelang bulan Ramadhan di mana konsumsi makanan cenderung meningkat. Meski begitu, pedagang mengatakan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh faktor pasokan yang terbatas dan meningkatnya permintaan menjelang bulan puasa.

Menyikapi hal ini, salah satu warga, Ibu Jojoh, menyampaikan, “Kenaikan harga bahan pokok ini tentu memberi dampak bagi kelangsungan hidup keluarga kami. Kami berharap pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengendalikan kenaikan harga sembako agar tidak memberatkan rakyat kecil.”

Pemerintah daerah diminta untuk mengambil langkah yang efektif guna mengendalikan kenaikan harga bahan pokok agar tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. (Red)

Berita Terkait

Mr Kim Desak Pemkab Karawang Tindak Tegas Alfamart Kalijaya, Soroti Dugaan Manipulasi Persetujuan Lingkungan
KWT Mbah Cipto di Telukjambe Jadi Percontohan Urban Farming, Produksi Ribuan Sayuran hingga Edukasi Anak
Warga Kalijaya Melawan: Dugaan “Akal-akalan Izin” Minimarket Picu Kemarahan Publik
Modernisasi Pertanian Tanpa Reforma Agraria Dinilai Ilusi, Aktivis Soroti Ketimpangan Lahan di Karawang
Di Balik Hingar Bingar Dualisme KADIN, UMKM Menjerit di Tengah Kemegahan
Program Magang Resmi ke Jepang Kembali Dibuka, Disnakertrans Karawang Ajak Lulusan SMA/SMK Manfaatkan Kesempatan Emas
KERSA Dorong Ekspansi Usaha Ajak UMKM Masuk Sistem Franchise‎
Dari Karawang hingga Depok, Wisatawan Serbu Puncak di Penghujung Liburan
Berita ini 14 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:52

Muhammadiyah Karawang Dorong Penataan Minimarket Demi Lindungi Ekonomi Desa dan Wujudkan Keadilan Sosial

Senin, 8 Juni 2026 - 13:30

Keren, Mukab Kadin Kabupaten Bekasi Dibuka Sekda dan ditutup Plt Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja

Senin, 8 Juni 2026 - 05:21

TPU Penuh Jadi Sorotan! Pipik Taufik Ismail Tampung Aspirasi Warga Karawang dan Pelaku UMKM

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:46

Wawasan Nusantara Jadi Sorotan, Ketum Karang Taruna Karawang Ajak Pemuda Tetap Jaga Identitas Bangsa di Era Global

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:34

Dua Kali Dilaporkan, Kabel Semrawut di Warudoyong Utara Belum Ditangani, Warga Khawatir Terjadi Musibah

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Senin, 20 April 2026 - 08:19

Karawang Disiapkan Jadi Pilot Project Biosaka, Targetkan Pertanian Modern Tanpa Konflik Sosial

Rabu, 8 April 2026 - 02:56

Pererat Sinergi, Lurah Palumbonsari Kunjungi Redaksi Lintaskarawang.com

Berita Terbaru