Bupati Karawang Luncurkan Karawang Kalender of Event 2025 dalam Rangkaian Haredang Fest di Desa Karangjaya

- Penulis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 08:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com — Bupati Karawang Aep Saepulloh bersama Wakil Bupati Maslani resmi meluncurkan Karawang Kalender of Event 2025 dalam sebuah acara meriah yang digelar di Desa Wisata Karangjaya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang. 17/05/2025 Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Haredang Fest dalam rangka seratus hari program kerja Bupati yang dikenal dengan sebutan “Sehati”.

Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Karawang, para lurah dan kepala desa, Dandim Karawang, serta Wakapolres Karawang. Peluncuran ini menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis desa.

Dalam sambutannya, Bupati Aep Saepulloh menyampaikan bahwa kalender event ini diharapkan mampu menjadi pendorong utama dalam menggeliatkan potensi wisata dan budaya lokal. Kami ingin Karawang menjadi destinasi unggulan yang tak hanya dikenal dengan industrinya, tetapi juga dengan kekayaan budaya, alam, dan kreativitas masyarakatnya,” ujarnya.

Rangkaian acara diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik seperti pertunjukan wayang golek sebagai hiburan rakyat, bazar ekonomi kreatif yang melibatkan UMKM lokal, penetapan SK Desa Wisata untuk Karangjaya, hingga peluncuran peta wisata Karawang yang memudahkan wisatawan menjelajahi berbagai destinasi unggulan di daerah ini.

Wakil Bupati Maslani menambahkan bahwa keberadaan desa wisata merupakan bagian penting dalam strategi pembangunan berbasis potensi lokal. “Desa Karangjaya menjadi simbol awal dari upaya besar kita dalam mengangkat potensi desa sebagai motor penggerak ekonomi rakyat, ujarnya.

Dengan diluncurkannya *Karawang Kalender of Event 2025, masyarakat dan wisatawan kini dapat menikmati beragam kegiatan sepanjang tahun yang menampilkan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan alam Karawang. (Ripai)

Berita Terkait

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Berita ini 39 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru