Karawang, Lintaskarawang.com – Pemerintah Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, menggelar kegiatan minggon rutin yang dihadiri oleh staf desa, aparatur desa, para tokoh masyarakat, PLKB Kecamatan Rengasdengklok, pada Rabu (16/04/25).
Minggon kali ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi pemerintahan desa, namun juga diisi dengan penyuluhan kesehatan. Penyuluhan pertama disampaikan oleh tenaga kesehatan mengenai bahaya Demam Berdarah Dengue atau (DBD) serta langkah-langkah pencegahannya yang bisa diterapkan langsung oleh masyarakat.
Selain itu, perwakilan dari Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Rengasdengklok juga memberikan penyuluhan tentang alat kontrasepsi, khususnya metode KB IUD dan KB Implan. Dalam sesi tersebut, sedikitnya enam warga menyatakan minat untuk mengikuti program KB Implan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya program keluarga berencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Karyasari, Asur Pudian dalam arahannya menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam penyaluran bantuan sosial (bansos). Ia mengingatkan agar perangkat desa tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun. “Kalau masyarakat mau kasih tanda terima kasih, silakan, asal tidak diminta apalagi menentukan nominal. Karena kalau ada masalah, yang pusing itu kepala desanya,” tegas Asur.
Lebih lanjut, Kades Asur juga meminta agar ke depan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di posyandu ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Hal ini penting demi mendukung tumbuh kembang anak di masa mendatang.
Sebagai informasi, Desa Karyasari saat ini memiliki 14 posyandu aktif yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di lingkungan desa.
Melalui kegiatan minggon ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah desa dan masyarakat demi kemajuan bersama.
Penulis: Aan













Tinggalkan Balasan