Tiga Tahun Menanti Kepastian, Acim Kesulitan Menemui Dedi Akhdiyat untuk Pelunasan Proyek Ponpes

- Penulis

Senin, 20 Januari 2025 - 02:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Acim

Foto Acim

Karawang, Lintaskarawang.com – 20 Januari 2025, Permasalahan pembayaran proyek rehabilitasi Pondok Pesantren Miftakhul Khoirot di wilayah Manggungjaya, yang dilakukan pascakebakaran tahun 2002, hingga kini masih menyisakan persoalan. Acim, yang saat itu bertindak sebagai kepala tukang dalam proyek tersebut, kini mengalami kesulitan akibat tunggakan pembayaran yang belum terselesaikan sejak 2022.

Sebagai rekan dekat dan saudara dari Acim, seorang sumber menyampaikan bahwa peristiwa kebakaran di pondok pesantren tersebut sempat menelan korban hingga delapan orang. Saat itu, Bupati Karawang Cellica turun langsung ke lokasi untuk menangani pembangunan ulang. Proyek ini dipimpin oleh Acim, sementara Dedi Ahdiyat, yang kala itu menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR, berperan sebagai kepala pelaksana.

Dalam proses pembangunan, sempat terjadi kendala akibat tersendatnya pasokan material. Untuk mengatasinya, Dedi Ahdiyat secara lisan meminta Acim mengambil material dari pemasok terdekat. Setelah pembangunan rampung, pembayaran upah tukang dan biaya material seharusnya diselesaikan melalui dana yang diambil langsung dari Karawang. Namun, sejak 2022, pembayaran tersebut tersendat, menyebabkan para tukang dan pemasok material terus menagih Acim, yang bertanggung jawab atas pengambilan material. Hingga kini, tunggakan yang belum dibayar mencapai Rp328 juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menutupi biaya tersebut, Acim terpaksa mencari pinjaman pribadi, termasuk dengan bunga tinggi, demi menjaga nama baiknya di hadapan para tukang dan pemasok material. Ia bahkan harus mengambil pinjaman. Harapannya, setelah proyek selesai, semua pembayaran akan dilunasi. Namun, dana yang seharusnya ada justru tersangkut di Dedi Ahdiyat.

Baca Juga:  KDM: Fokus Persiapan Mudik, Optimalisasi Transportasi, dan Solusi Banjir di Karawang

Atas kondisi ini, pihak terkait meminta agar Bupati Karawang terpilih, H. Aep Syaepuloh, serta Gubernur terpilih (KDM) dapat bersikap bijaksana dalam membantu menyelesaikan persoalan ini. Selain itu, mereka juga berharap Cellica, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI, dapat membantu mencari solusi agar pembayaran yang tertunda dapat segera diselesaikan.

Saat ini, Acim menghadapi tekanan berat dari pihak-pihak pemberi pinjaman, termasuk rentenir, yang menagih cicilan mingguan sebesar Rp700 ribu. Upayanya untuk menemui Dedi Akhdiyat dalam tiga tahun terakhir selalu menemui jalan buntu. Ia telah berulang kali mengunjungi rumahnya dan menghubunginya melalui telepon, tetapi tidak mendapatkan respons. Bahkan, nomor telepon Acim akhirnya diblokir oleh Dedi Ahdiyat.

Padahal, sebelumnya Dedi Akhdiyat sempat berjanji untuk melunasi pembayaran tersebut. Namun, hingga kini, tidak hanya pembayaran yang tak kunjung dilakukan, tetapi keberadaannya pun sulit dilacak.

Pihak yang bersangkutan menegaskan bahwa mereka tidak berniat membawa masalah ini ke ranah hukum, melainkan hanya ingin mencari solusi terbaik agar hak Acim dan pihak-pihak terkait dapat terpenuhi. Mereka berharap agar para pejabat terkait dapat membantu menyelesaikan persoalan ini demi keadilan dan kesejahteraan semua pihak yang terlibat.

Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Dedi Ahdiyat terkait permasalahan ini. (LK)

 

Berita Terkait

Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Respons Cepat dan Humanis, Dirut RSUD Jatisari Temui Keluarga Pasien dan Jadikan Evaluasi Pelayanan IGD
DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara
Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat Kunjungi Rumah Duka Warga yang Meninggal di Medan
GAPENSI Karawang Dukung H. Rafiudin Firdaus Maju dalam Bursa Ketua KADIN
Berita ini 31 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:51

DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak

Rabu, 15 April 2026 - 06:34

APEK Karawang All Out Dukung Rafiudin Firdaus Jadi Ketua KADIN

Sabtu, 11 April 2026 - 10:17

Pembukaan Piala Pelajar AFKAB Karawang 2026, Ajang Bangkitkan Talenta Futsal Muda

Kamis, 9 April 2026 - 02:20

Pelayanan Prima dan Pembangunan Meningkat, Desa Kertasari Jadi Contoh bagi Desa Lain

Kamis, 2 April 2026 - 17:15

Perkuat Nilai Spiritual, Lintas Corporate Group Gelar Ziarah Perdana ke Mbah Priok

Rabu, 1 April 2026 - 13:27

Di Tengah Padatnya Tugas, Lurah Palumbonsari Tetap Prioritaskan Silaturahmi

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:14

Pemudik Masih Berdatangan di Hari Terakhir Posko Arus Balik Lebaran di Klari Karawang

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:21

MINIMNYA KASUR LIPAT DI POSKO ISTIRAHAT PEMUDIK

Berita Terbaru