DIKLAT MAPALA UNISMA DI SANGGABUANA MEMAKAN KORBAN

- Penulis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 06:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam ’45 (Unisma) Bekasi di kawasan Pegunungan Sanggabuana, Karawang, memakan korban jiwa. Diklatsar yang diikuti oleh 6 peserta dan dikoordinasikan oleh 10 panitia senior ini berlangsung sejak 22 Desember 2024.

Kejadian tragis ini diketahui pada Jumat, 27 Desember 2024, sekitar pukul 17.30 WIB. Komarudin dan Debby Sugiri, anggota Sanggabuana Wildlife Ranger, yang tengah melakukan penelitian bersama mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB), menerima laporan adanya peserta yang pingsan di jalur pendakian. Laporan ini diterima saat mereka berada di Camp Pancuran Kejayaan, lokasi penelitian yang telah mereka tempati sejak 18 Desember 2024.

Setelah menuju lokasi kejadian di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, Komarudin mendapati korban dalam kondisi telentang, ditutupi jas hujan, dengan medan miring dan terganjal akar pepohonan. “Saat diperiksa, korban sudah tidak bernapas, tidak ada detak jantung, dan tubuhnya sudah kaku,” jelas Komarudin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami awalnya mendapat informasi dari peserta Diklatsar yang turun. Setelah dikonfirmasi, kami bersama mahasiswa IPB bergerak untuk membantu. Namun, korban sudah meninggal. Kami menunggu koordinasi dari bawah, hingga akhirnya senior korban memutuskan untuk mengevakuasi jenazah ke kampung terdekat untuk dibawa menggunakan ambulans,” tambahnya.

Baca Juga:  MUNCUL PULUHAN PATOK DI KAWASAN KARST PANGKALAN MASYARAKAT DAN AKTIFIS MINTA PEMERINTAH TURUN TANGAN

Menurut Komarudin, saat kejadian, hanya tiga panitia yang berada di lokasi, sementara tujuh lainnya berada di bawah. Diketahui, Unisma memiliki basecamp di Desa Mekarbuana.

Kapolsek Tegalwaru, Iptu Atta, menyatakan bahwa kegiatan Diklatsar ini tidak diberitahukan kepada pihak Polsek Tegalwaru. Hal serupa juga diungkapkan oleh Asper BKPH Pangkalan Perhutani, Karyana, yang menyebutkan bahwa tidak ada izin atau pemberitahuan terkait kegiatan Diklatsar tersebut. Satu-satunya pemberitahuan yang diterima adalah mengenai penelitian keanekaragaman hayati dan penelusuran gua yang dilakukan mahasiswa IPB.

Sementara itu, dari informasi masyarakat setempat, sebelum meninggal, korban sempat mengalami kesurupan dan mengamuk, sebelum akhirnya pingsan dan ditemukan meninggal dunia.

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, dengan tinggi badan lebih dari 170 cm dan berat badan sekitar 90 kg. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. (***)

 

Berita Terkait

DIDUGA INTIMIDASI ORATOR FMSB DI DEPAN BYD SUBANG, “BOS SAYA JANGAN DIGANGGU!” HAMPIR PICU KERUSUHAN
SETAHUN BERLALU, MASALAH DI SAMPALAN KEMBALI MENCuat: Septic Tank di Bahu Jalan Jadi Sorotan Proyek Pelebaran
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
Polsek Rengasdengklok Bergerak Cepat Tangani Kasus Bocah Tenggelam di Saluran Irigasi Desa Dewisari
Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja
Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Berita ini 58 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:48

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Karawang: Kebocoran Gas Berulang di PT Pindo Deli 2, KOALISI ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL KARAWANG Tuntut Pencabutan Izin Produksi unit caustic soda plant pt pindo deli 2

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09

Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:09

Keren! Produk Kreatif Karawang Tembus Nigeria, Inovasi Olah Limbah Industri Dilirik Menteri Ekraf

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:08

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:31

Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!

Berita Terbaru