Pembangunan Kembali Keramat Mbah Suta Pati di Klari Didukung Paslon Cabup 02 H. Aep Saepuloh

- Penulis

Senin, 21 Oktober 2024 - 06:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Keramat Mbah Suta Pati yang terletak di Dusun Kopo, RT 10/02, Desa Klari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, mendapatkan perhatian serius dari Pasangan Calon Bupati (Cabup) nomor urut 02, H. Aep Saepuloh. Dalam rangka melestarikan situs budaya dan sejarah yang ada di wilayah Karawang, H. Aep Saepuloh berinisiatif melakukan pembangunan kembali (rehabilitasi) keramat tersebut.

Proses pembangunan ini dimulai dengan pengiriman bahan material yang telah diterima oleh Bapak Suryadi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bah Gentong. Sebagai juru kunci petilasan Mbah Suta Pati dan Bah Gentong turut memastikan bahwa proses rehabilitasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menghilangkan nilai-nilai sejarah dan sakralitas dari tempat tersebut.

Bah Gentong, juga terlibat dalam menjaga kelestarian petilasan ini menyatakan apresiasinya atas upaya yang dilakukan oleh H. Aep Saepuloh. Menurutnya, dukungan dari calon bupati tersebut merupakan langkah positif dalam melestarikan warisan leluhur yang selama ini menjadi bagian penting dari sejarah Desa Klari.

“Pembangunan ini sangat kami hargai, karena selain memperbaiki kondisi keramat, juga akan menarik perhatian lebih banyak masyarakat untuk mengenal sejarah dan budaya lokal. Kami berharap proses ini berjalan lancar hingga selesai,” ungkap Bah Gentong.

Petilasan Mbah Suta Pati sendiri merupakan situs yang dihormati oleh masyarakat sekitar, dengan kepercayaan bahwa tempat tersebut menyimpan nilai-nilai sejarah dan spiritual yang kuat. Setiap tahun, banyak warga yang berkunjung untuk berziarah dan berdoa di lokasi tersebut.

Dengan dimulainya rehabilitasi keramat ini, masyarakat berharap bahwa ke depannya tempat ini akan semakin terawat dan dapat menjadi salah satu situs ziarah yang lebih representatif. Kerja sama antara pihak masyarakat dan pemerintah dalam melestarikan situs-situs bersejarah seperti ini sangat diperlukan demi menjaga kekayaan budaya Karawang. (Red)

Berita Terkait

Sapa Warga Berbasis Budaya, DPRD Jabar Dorong Pelestarian Pencak Silat di Karawang
Kang Cucu Apresiasi Pembangunan Infrastruktur, Ingatkan Pentingnya Gedung Kesenian Karawang
Sapa Warga Berbasis Budaya, Pipik Taufik Ismail Dorong Pelestarian Budaya Sunda di Ciranggon
Jawara Cilik dari Karawang, Sabet Prestasi di Arena Pencak Silat
Kritik Keras Aktivis Karawang Pengakuan Pahlawan Nasional Belum Sentuh Jantung Perjuangan Sunda
Hajat Bumi Pasir Awi Suguhkan Karnaval, Babarit, Anggota DPRD kabupaten Karawang ikut memeriahkan
Disbudpar Karawang Fasilitasi Garapan “Mantra Karawang” Kang Cucu dan Perlindungan HAKI Seniman
Lebih dari 8.000 Peserta #MenariDiMall Serentak di 11 Kota di Indonesia
Berita ini 14 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:51

DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak

Rabu, 15 April 2026 - 06:34

APEK Karawang All Out Dukung Rafiudin Firdaus Jadi Ketua KADIN

Sabtu, 11 April 2026 - 10:17

Pembukaan Piala Pelajar AFKAB Karawang 2026, Ajang Bangkitkan Talenta Futsal Muda

Kamis, 9 April 2026 - 02:20

Pelayanan Prima dan Pembangunan Meningkat, Desa Kertasari Jadi Contoh bagi Desa Lain

Kamis, 2 April 2026 - 17:15

Perkuat Nilai Spiritual, Lintas Corporate Group Gelar Ziarah Perdana ke Mbah Priok

Rabu, 1 April 2026 - 13:27

Di Tengah Padatnya Tugas, Lurah Palumbonsari Tetap Prioritaskan Silaturahmi

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:14

Pemudik Masih Berdatangan di Hari Terakhir Posko Arus Balik Lebaran di Klari Karawang

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:21

MINIMNYA KASUR LIPAT DI POSKO ISTIRAHAT PEMUDIK

Berita Terbaru