Mr. KiM: Pembenci Tak Akan Terima Penjelasan, Nafsu Angkara Murka Kunci Pikiran Mereka

- Penulis

Minggu, 15 September 2024 - 02:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, lintaskarawang.com – Nurdin Syam, yang lebih dikenal sebagai Mr. KiM, memberikan tanggapan keras terhadap kritik dan pembenci yang terus merongrong upaya dan program pemerintah saat ini. Menurutnya, penjelasan atau klarifikasi apapun yang diberikan, sedetail dan sejelas apapun, tidak akan pernah diterima dengan hati terbuka oleh para pembenci atau lawan. “Apa yang masuk ke dalam otak mereka sudah dikuasai oleh nafsu angkara murka. Terlebih jika mereka memiliki misi untuk menaikkan elektabilitas jagoan yang mereka dukung, dan menjatuhkan lawan yang menjadi harapan mereka,” ujarnya dengan tegas.

Ia juga menegaskan bahwa kebenaran selalu akan mencari jalannya sendiri. Hal ini terbukti saat antusiasme masyarakat Karawang begitu terasa pada malam karnaval Milangkala Karawang. Bupati H. Aep Syaepuloh, S.E., mendapat sambutan histeris dari warga ketika ikut berkuda dalam iring-iringan karnaval tersebut.

Baca Juga:  Komunitas Jurnalis Bikers Karawang Resmi Bentuk Kepengurusan Baru di Jatiluhur, Purwakarta

Terkait insiden pembuangan nasi tumpeng yang basi dalam program MURI Tumpeng yang menjadi sorotan, Nurdin menyebut hal tersebut sengaja dipolitisasi oleh oknum untuk menjatuhkan acara. “Video yang beredar adalah bagian dari upaya untuk menjatuhkan kegiatan positif ini,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panitia acara telah mengklarifikasi dan meminta maaf kepada publik atas kesalahan tersebut. Di sisi lain, Pemkab Karawang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) telah memberikan teguran keras kepada panitia untuk memperbaiki manajemen acara di masa depan.

Namun, Nurdin menyoroti bagaimana politisasi terhadap insiden Tumpeng semakin masif. “Jika strategi menyerang petahana ini terus mereka gencarkan, maka konsep ‘jangan marah-marah’ yang mereka suarakan justru berbalik pada mereka sendiri. Karena jelas terlihat mereka yang kini justru marah-marah,” sindirnya.

(Red)

Berita Terkait

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang
Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF
Berita ini 24 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:07

LBH GABBAR Surati BAPENDA Karawang, Minta Klarifikasi Pengelolaan Pajak Daerah dan Upah Pungut

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:03

Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Berita Terbaru