Mr. Kim: Acep Jamhuri Harus Fokus pada Urusan Hukumnya di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat

- Penulis

Rabu, 26 Juni 2024 - 04:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurdin Syam (Mr Kim)

Nurdin Syam (Mr Kim)

Karawang, Lintaskarawang.com – 26 Juni 2024. Pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, yang menyebut bahwa seleksi uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama menabrak etika, mendapat tanggapan keras dari aktivis Karawang, Nurdin Syam, yang dikenal sebagai Mr. Kim.

Menurut Mr. Kim, Sekda Acep Jamhuri seharusnya fokus menyelesaikan urusan hukum yang tengah dihadapinya di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.”Jangan menepuk air di dulang, terpercik ke muka sendiri,” ujar Mr. Kim. Ia menambahkan, tindakan Sekda yang mengkritik proses seleksi justru menunjukkan ketidaketisan berbicara tentang urusan internal pemerintahan di ruang publik.

Lebih lanjut, Mr. Kim menyoroti pengajuan pensiun dini oleh Acep Jamhuri. “Mengajukan pensiun dini ternyata bukan karena ingin nyalon, tapi karena takut dihukum dan dipecat dari ASN sehingga tidak mendapatkan pensiun,” katanya. Ia mempertanyakan mana yang lebih tidak etis, apakah membicarakan urusan internal di ruang publik atau menggunakan anggaran Sekretariat Daerah untuk kepentingan konsolidasi politik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mr. Kim menduga Acep Jamhuri telah melakukan serangkaian kegiatan politik, seperti seleksi bakal calon kepala daerah dan pertemuan dengan partai politik, saat masih aktif sebagai ASN. “Sebagai pejabat tinggi ASN, Acep Jamhuri tidak menunjukkan sikap keteladanan,” tegasnya. Menurut Mr. Kim, Acep Jamhuri sering tampil sebagai senior ASN yang diduga bermasalah dengan hukum.

Baca Juga:  Silaturahmi Akbar Pers Tiga Daerah Digelar di Karawang, Perkuat Soliditas Insan Pers di Momen Ramadan

Aktivis tersebut juga mengkritik Acep Jamhuri yang dianggapnya sering menggunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi. “Acep Jamhuri memegang banyak posisi penting seperti Sekda, Baperjakat, KPKD, TAPD, Dewas PDAM, Dewas RSUD, dan Dewas BJB,” ujar Mr. Kim. Ia menilai, tindakan tersebut menimbulkan konflik kepentingan yang merugikan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Karawang.

Atas dasar tersebut, Mr. Kim dan beberapa kalangan aktivis serta masyarakat menyarankan agar Acep Jamhuri segera mengundurkan diri dari jabatannya. “Tujuannya jelas, agar tidak menimbulkan spekulasi dan bias dalam tata kelola pemerintahan Kabupaten Karawang,” tandas Mr. Kim. Menurutnya, dengan mundur dari jabatannya, Acep Jamhuri bisa lebih fokus menyelesaikan urusan hukumnya dan memberikan contoh yang baik sebagai pejabat tinggi ASN. (Red)

 

Berita Terkait

Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
Berita ini 15 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:18

Sosialisasi Satgas Citarum Harum 2026 Digelar di Dewisari, Fokus Normalisasi Sungai Cegah Banjir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:54

Wakil Ketua BPD Sindangmulya Pertanyakan Transparansi Dana BUMDes 2018–2026, Muncul Dugaan Pengelolaan Anggaran Bermasalah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:20

CCTV Dicuri Maling, Bos Alvin Mengaku Sudah Berkali-kali Kehilangan Barang di Empang Karyasari

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:44

BRI Tambah 47 Mesin CRM, Transaksi Nasabah Kini Makin Mudah.

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:35

Gelora Banteng Karawang Menggema Di Sragen, 111 Kader PDI Perjuangan Berangkat ke Surabaya Dukung Jabar di Final Soekarno Cup 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:42

30 PAC PDI Perjuangan Karawang Bertolak ke Surabaya, Siap Banjiri Final Soekarno Cup 2026 Demi Kemenangan Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:55

Meski Kondisi Tak Memungkinkan, Natala Sumedha Tetap Turun Reses dan Serap Aspirasi Warga Tanjung Pura

Berita Terbaru