Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi II DPRD Karawang, Natala Sumedha

Sekretaris Komisi II DPRD Karawang, Natala Sumedha

Karawang | Lintaskarawang.com – Sekretaris Komisi II DPRD Karawang, Natala Sumedha, menegaskan pemerintah daerah tidak boleh lagi bersikap pasif terhadap persoalan pengelolaan Pasar Cikampek I. Ia mendesak evaluasi total terhadap perjanjian kerja sama dengan pihak pengelola, PT Celebes Natural Propertindo (CNP).

“Kami minta Pemkab Karawang agar tegas mengevaluasi secara menyeluruh perjanjian kerja sama dengan PT CNP,” tegas Natala saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Menurut Natala, pengelola dengan skema build operate transfer (BOT) tersebut diduga kuat telah melakukan wanprestasi berat. Berdasarkan data yang dihimpun DPRD Karawang, sejak 2015 hingga akhir 2025 target kontribusi sebesar Rp700 juta per tahun tidak pernah tercapai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT CNP dan Pemkab Karawang yang berlaku hingga 2040 itu dinilai sarat pelanggaran. Total tunggakan kontribusi disebut mencapai Rp7.390.000.000 ditambah sekitar Rp500 juta tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Ini bukan sekadar kelalaian. Ini indikasi wanprestasi serius yang merugikan daerah dan pedagang,” ujar Natala.

Baca Juga:  RESMIKAN ALUN-ALUN COMPRENG KANG AKUR BERPESAN JAGA KEBERSIHAN DAN KENYAMANAN, DEMI MEWUJUDKAN EKOSISTEM PEREKONOMIAN MASARAKAT

Ironisnya, dari total kewajiban sekitar Rp7,7 miliar, PT CNP disebut baru menyetorkan Rp310 juta ke kas daerah hingga akhir 2025. Angka tersebut dinilai mempertegas lemahnya pengawasan dan penegakan perjanjian oleh pemerintah daerah.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Karawang membongkar dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan Pasar Cikampek I saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Ikatan Pedagang Pasar Tradisional Bersatu (IPPTU), Kamis (30/4/2026).

Dalam RDP yang dihadiri perwakilan Disperindagkop UKM, Bagian Hukum, serta Bapenda Pemkab Karawang itu, para pedagang mengeluhkan praktik penarikan retribusi yang rutin dilakukan, namun tidak diimbangi dengan penyediaan fasilitas pasar yang layak.

Perwakilan IPPTU Pasar Cikampek menyebut kondisi pasar saat ini memprihatinkan. Pedagang menilai skema kerja sama BOT yang dijalankan pengelola justru merugikan mereka sebagai pihak yang setiap hari menanggung beban biaya operasional dan retribusi pasar. (LK)

Berita Terkait

SOMASI TERBUKA FMSB: KEPALA DISKOMINFO JABAR DIMINTA KLARIFIKASI DAN MINTA MAAF SECARA TERBUKA
Hajat Bumi Balongsari Angkat Tema Guyub, Pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 3 Meriahkan Malam Kebersamaan Warga
HUT ke 67 Pemuda Pancasila di Karawang Diwarnai Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim, 234 SC Sampaikan Apresiasi
PT Jaya Refrigeration Equipment Klarifikasi Isu Loker Midea, Tegaskan Tak Pernah Bekerja Sama dengan AST
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Lemah Duhur, Musholah Bocor hingga Irigasi Sawah Jadi Sorotan
Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung
Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:38

Sama-Sama Menyampaikan Informasi, JBN Karawang Jelaskan Perbedaan Pers dan Konten Kreator

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Pemdes Rengasdengklok Selatan Tunjukkan Kepedulian, Limbah Eceng Gondok Mulai Diangkut

Minggu, 1 November 2026 - 11:12

Perlunya Melibatkan Pers dalam Tim Pembangunan Daerah, Ini Dasarnya..

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:48

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Karawang: Kebocoran Gas Berulang di PT Pindo Deli 2, KOALISI ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL KARAWANG Tuntut Pencabutan Izin Produksi unit caustic soda plant pt pindo deli 2

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:59

Dua Pekerjaan SAB Perum Griya Indah Ciampel Disorot, Warga Pertanyakan Anggaran Rp221 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09

Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat

Berita Terbaru