Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Yayasan Pangan Lestari Nusantara Desa Kemiri Kecamatan Jayakerta

Keterangan Foto: Yayasan Pangan Lestari Nusantara Desa Kemiri Kecamatan Jayakerta

Karawang | Lintaskarawang.com – Menyusul pemberitaan terkait belum terlibatnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Ketua Yayasan Pangan Lestari Nusantara, HW, akhirnya angkat bicara dan menyampaikan hak jawab.

HW menegaskan, pihak yayasan tidak pernah menutup ruang kolaborasi dengan masyarakat sekitar, ia menjelaskan, dapur SPPG yang berada di Desa Kemiri saat ini belum beroperasi karena baru selesai tahap pembangunan dan masih dalam proses persiapan sistem operasional.

“Perlu kami luruskan bahwa dapur SPPG sampai saat ini belum beroperasi dan baru selesai pembangunan, saat ini kami masih fokus pada penyesuaian standar operasional, administrasi, serta pemenuhan berbagai ketentuan program MBG,” ujarnya saat memberikan klarifikasi, Sabtu (02/05/26).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Yayasan Pangan Lestari Nusantara sangat menghargai aspirasi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang berharap dapat terlibat dalam program tersebut.

“Kami sangat menghargai aspirasi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di lingkungan sekitar, yayasan tidak pernah memiliki niat mengabaikan potensi lokal,” katanya.

Ia menjelaskan, program MBG memiliki standar khusus dalam pengadaan bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan yang seluruhnya harus mengikuti regulasi dan prosedur yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Resmi Dibuka! Program HAKI Gratis untuk UMKM Karawang, Ini Cara Daftarnya

Karena itu, lanjut dia, proses penjajakan kerja sama dengan pihak luar, termasuk UMKM lokal, membutuhkan tahapan verifikasi guna memastikan kualitas serta keamanan pangan tetap terjaga.

“Bukan berarti masyarakat tidak dilibatkan, justru kami membuka peluang seluas-luasnya, namun semuanya harus melalui proses agar kualitas layanan tetap sesuai standar program,” tegasnya.

HW juga memastikan, ketika dapur SPPG mulai beroperasi, pihak yayasan akan melibatkan tenaga kerja dari lingkungan sekitar sebagai bentuk komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat lokal.

“Tentunya kami akan melibatkan warga sekitar dalam beberapa posisi operasional dan ke depan, kami juga akan membuka ruang komunikasi dengan pelaku usaha lokal agar bisa terbangun sinergi yang baik,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi yang berkembang di masyarakat, yayasan juga menyatakan siap membuka dialog dengan warga, tokoh lingkungan, maupun pelaku UMKM guna membahas peluang kemitraan yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.

“Kami terbuka untuk berdiskusi, harapan kami, program ini tidak hanya sukses dalam pemenuhan gizi anak, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, Yayasan Pangan Lestari Nusantara berharap informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat dipahami secara utuh, proporsional, dan berimbang.

Penulis: Apih Kasur

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan LSM Laskar NKRI, Siap Sidak Dugaan Penutupan Drainase PT SAI
Perluas Struktur Organisasi, DPC PSN Karawang Serahkan SK DPAC Kecamatan Klari
Komitmen PRIMA di Tengah Renovasi, Kejari Karawang Pastikan Layanan Hukum Tetap Optimal
Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan
Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta
Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:18

Sosialisasi Satgas Citarum Harum 2026 Digelar di Dewisari, Fokus Normalisasi Sungai Cegah Banjir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:54

Wakil Ketua BPD Sindangmulya Pertanyakan Transparansi Dana BUMDes 2018–2026, Muncul Dugaan Pengelolaan Anggaran Bermasalah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:20

CCTV Dicuri Maling, Bos Alvin Mengaku Sudah Berkali-kali Kehilangan Barang di Empang Karyasari

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:44

BRI Tambah 47 Mesin CRM, Transaksi Nasabah Kini Makin Mudah.

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:35

Gelora Banteng Karawang Menggema Di Sragen, 111 Kader PDI Perjuangan Berangkat ke Surabaya Dukung Jabar di Final Soekarno Cup 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:42

30 PAC PDI Perjuangan Karawang Bertolak ke Surabaya, Siap Banjiri Final Soekarno Cup 2026 Demi Kemenangan Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:55

Meski Kondisi Tak Memungkinkan, Natala Sumedha Tetap Turun Reses dan Serap Aspirasi Warga Tanjung Pura

Berita Terbaru