Dugaan Oknum TNI dan Kematian Alfin

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Alfin Maksalmina Windian, korban pembunuhan di Cikeas bogor

Keterangan Poto: Alfin Maksalmina Windian, korban pembunuhan di Cikeas bogor

Bogor, Lintaskarawang.com — Kasus hilangnya Alfin Maksalmina Windian (28), warga Cibubur, Jakarta Timur, berakhir tragis. Setelah dilaporkan hilang sejak 11 Maret 2026, jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah lubang sedalam tiga meter di lahan kosong kawasan Cikeas, Bogor, Rabu (25/3) malam.

Penemuan itu sekaligus menambah panjang teka-teki yang menyelimuti kepergian Alfin. Sebab sebelum menghilang, pria tersebut diketahui tengah mengurus laporan dugaan penipuan kendaraan bermotor yang disebut melibatkan seseorang berstatus oknum TNI.

Menurut penuturan Anna, masalah bermula dari keinginan Alfin memiliki sebuah mobil, ia membeli kendaraan tersebut dari seseorang yang disebut-sebut sebagai oknum anggota TNI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kecurigaan muncul setelah transaksi selesai, dokumen kendaraan terlihat janggal, sehingga Alfin memeriksakannya. Hasilnya, surat-surat kendaraan itu dinyatakan palsu.

Merasa ditipu, Alfin melapor ke Polisi Militer (PM) pada awal Maret dan laporan tersebut diterima dan mulai diproses. Namun tiga hari setelah itu, Alfin mendadak tak bisa dihubungi, ponselnya tidak aktif dan keberadaannya tak diketahui sehingga keluarga yang panik kemudian melaporkan kehilangan ke Polres Metro Jakarta Timur pada 11 Maret.

Baca Juga:  Waspada Penipuan Pinjaman Uang Melalui Aplikasi Platform Media Sosial

Upaya pencarian dilakukan intensif oleh keluarga bersama aparat, termasuk tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya. Dua pekan pencarian itu berujung pada kabar duka.

Pada Rabu (25/3) malam, tim kepolisian menemukan jasad Alfin terkubur di sebuah lubang di kawasan Cikeas, Bogor. Kedalamannya mencapai tiga meter, dengan kondisi tubuh sangat mengenaskan.

“Kejadiannya sejak 11 Maret 2026, almarhum menghilang, ditemukannya itu baru tadi malam, Rabu (25/3), dari informasi pihak kepolisian. Tapi kondisinya sangat mengenaskan,” ujar Anna, teman dekat Alfin.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut. Dalam waktu hampir bersamaan, keluarga resmi mencabut laporan orang hilang di Polres Metro Jakarta Timur.

Kasus ini kini mendapat penanganan penuh dari Resmob Polda Metro Jaya, mengingat dugaan adanya unsur pidana berat di balik kematian Alfin. Polisi masih menelusuri jejak transaksi kendaraan, relasi korban, hingga laporan awal ke Polisi Militer yang sempat ia buat.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelaku maupun motif pembunuhan.(***)

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Kisah Pilu Pedagang Cimim di Karawang, Harapan Dagangan Diborong Berujung Ditipu
Dari Pelanggaran Lalu Lintas ke Kasus Narkoba, Polisi Bekuk Pengedar di Bundaran Ciplaz
Sekretaris I MUI Karawang Soroti Maraknya Peredaran Tramadol dan Eximer, Dampak Mengancam Generasi Muda
Digempur Polisi! 37 Tersangka dan Puluhan Ribu Pil Haram Dibongkar di Karawang
Kegembiraan Berubah Duka, Penganiayaan di Acara Nikahan Renggut Nyawa
Pencurian Motor di Karawang Terungkap Lewat CCTV, Warga Diminta Waspada
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru