Roti Diduga Tanpa Tanggal Kedaluwarsa Beredar di SPPG Sindangmulya, Pengawasan Diminta Diperketat

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 04:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Beredarnya roti yang diduga tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa di lingkungan SPPG Sindangmulya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Temuan tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian serius yang tidak bisa dianggap sepele, terlebih menyangkut konsumsi anak-anak sekolah, Kamis (27/2/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, roti tersebut dibagikan dalam kegiatan program makan di wilayah SPPG Sindangmulya. Namun, saat diperiksa, kemasan roti itu tidak ditemukan keterangan tanggal produksi maupun tanggal kedaluwarsa sebagaimana mestinya tercantum pada produk pangan olahan.

Ketiadaan label tanggal kedaluwarsa jelas melanggar prinsip dasar keamanan pangan. Berdasarkan ketentuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), setiap produk makanan olahan yang beredar wajib mencantumkan informasi jelas terkait masa berlaku konsumsi guna melindungi konsumen dari risiko keracunan atau konsumsi produk yang sudah tidak layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini menyangkut kesehatan anak-anak. Bagaimana mungkin makanan yang dibagikan secara massal tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa? Ini bukan persoalan sepele, ini soal keselamatan,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait standar pengawasan dan prosedur distribusi pangan di SPPG Sindangmulya. Apakah tidak ada proses pengecekan sebelum makanan dibagikan? Ataukah ada pembiaran terhadap produk yang tidak memenuhi standar labelisasi?

Baca Juga:  GMBI KSM Klari Pantau Ketat Pengelolaan Dana Desa, Dede Gemboy Tegaskan Komitmen Lawan Penyimpangan

Selain itu, lemahnya kontrol kualitas dapat berdampak luas terhadap kepercayaan publik terhadap program pemenuhan gizi di sekolah. Jika aspek mendasar seperti label kedaluwarsa saja diabaikan, maka publik berhak mempertanyakan komitmen pengelola dalam menjamin keamanan pangan bagi peserta didik.

Masyarakat mendesak agar pihak pengelola SPPG Sindangmulya segera memberikan klarifikasi terbuka. Transparansi diperlukan agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas, sekaligus memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Dinas terkait di Kabupaten Karawang pun diminta turun tangan melakukan inspeksi mendadak serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengadaan dan distribusi makanan di wilayah Kecamatan Kutawaluya. Pengawasan ketat harus menjadi prioritas, bukan sekadar formalitas administratif.

Anak-anak adalah generasi penerus yang harus dilindungi kesehatannya. Setiap kelalaian dalam penyediaan makanan, sekecil apa pun, berpotensi menjadi ancaman serius. Karena itu, kasus roti tanpa tanggal kedaluwarsa ini tidak boleh berhenti pada klarifikasi semata, melainkan harus diikuti langkah konkret dan tegas dari pihak berwenang.

(LK)

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:48

Puji Gerak Cepat Bupati Karawang, Ketua Pembina KIS Esther Tan Apresiasi Penanganan Kasus Karmila

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:15

Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:13

Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:51

Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Berita Terbaru