Bangunan SD Teluk Bango V Memprihatinkan, Transparansi Dana BOS Dipertanyakan Warga

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Kondisi bangunan SD Teluk Bango V yang berada di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan masyarakat. Sekolah dasar yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik itu justru terlihat kusam, rusak, dan kurang terawat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan cukup serius. Cat dinding tampak terkelupas, beberapa bagian tiang mengalami pengikisan, serta fasilitas MCK dalam kondisi tidak layak pakai. Pintu WC dilaporkan sudah tidak memungkinkan digunakan dan menimbulkan bau tidak sedap hingga keluar ruangan. Kondisi tersebut memicu tanda tanya publik terkait pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

Sejumlah warga menduga alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya untuk pemeliharaan fasilitas, tidak direalisasikan secara maksimal. Mereka mempertanyakan transparansi serta prioritas penggunaan anggaran yang bersumber dari negara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga sekitar berinisial SN menyampaikan kekecewaannya atas kondisi sekolah yang dinilai dibiarkan tanpa pembenahan.
“Coba lihat saja pak, bangunan seperti itu, cat dinding tembok sudah pada terkelupas, atap bolong, pintu MCK sudah tidak layak, di biarkan saja sama pihak sekolah. Belum ada upaya untuk melakukan perbaikan, padahal mungkin ada peruntukan dari anggaran dana BOS,” ungkap SN.

Menurut warga, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan berarti. Mereka khawatir kerusakan yang dibiarkan berlarut dapat berdampak pada kenyamanan dan keselamatan siswa dalam menjalani proses belajar mengajar.

Baca Juga:  Mobil Pelayanan Pajak Daerah Hadir di Acara "Nganjang Ka Warga" Kecamatan Klari

Secara regulasi, pengelolaan Dana BOS telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS yang mewajibkan penggunaan dana dilakukan secara transparan, akuntabel, serta tepat sasaran, termasuk untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

Selain itu, Pasal 31 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan pemerintah mengusahakan serta menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. Ketentuan tersebut diperkuat dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menekankan kewajiban pemerintah dan satuan pendidikan menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu.

Di sisi lain, prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang mewajibkan setiap penggunaan anggaran negara dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SD Teluk Bango V maupun instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang mengenai kondisi bangunan maupun dugaan tidak maksimalnya penggunaan dana BOS.

Masyarakat berharap adanya evaluasi menyeluruh serta pengawasan lebih ketat terhadap pengelolaan anggaran pendidikan. Mereka menilai dana yang bersumber dari negara harus benar-benar digunakan sesuai peruntukannya, demi menjamin lingkungan belajar yang layak, aman, dan bermartabat bagi peserta didik.

(LK)

Berita Terkait

PC IMM SUBANG SENTIL PSI JABAR: JANGAN BICARA DEMOKRASI JIKA KADERNYA DIDUGA ABAIKAN PRODUK HUKUM!
FMSB GERUDUK BYD: JANGAN JADIKAN WARGA SUBANG PENONTON
Aspirasi FMSB Tak Terjawab, Ketegasan Pemkab Subang dalam Kasus PT CMM Jadi Sorotan
Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan
Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?
DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan
PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:38

Sama-Sama Menyampaikan Informasi, JBN Karawang Jelaskan Perbedaan Pers dan Konten Kreator

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Pemdes Rengasdengklok Selatan Tunjukkan Kepedulian, Limbah Eceng Gondok Mulai Diangkut

Minggu, 1 November 2026 - 08:28

Menangis Minta Dipulangkan dari Qatar, Rena Asal Karawang Mengaku Diminta Bayar Rp50 Juta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:48

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Karawang: Kebocoran Gas Berulang di PT Pindo Deli 2, KOALISI ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL KARAWANG Tuntut Pencabutan Izin Produksi unit caustic soda plant pt pindo deli 2

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:59

Dua Pekerjaan SAB Perum Griya Indah Ciampel Disorot, Warga Pertanyakan Anggaran Rp221 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09

Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat

Berita Terbaru