Mr Kim Soroti Dugaan Komunikasi Sopir–Gudang di Balik Tragedi Kontainer Maut Karawang

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 04:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Insiden kecelakaan maut yang melibatkan truk kontainer di Jalan Irigasi Bendasari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, pada Minggu (15/2) malam, terus menuai perhatian publik. Peristiwa tragis tersebut kini tidak lagi dipandang semata sebagai musibah lalu lintas, tetapi juga memunculkan desakan agar Pemerintah Daerah Karawang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata ruang serta keberadaan gudang-gudang di wilayah tersebut.

Aktivis Karawang, Nurdin Syam yang akrab disapa Mr Kim dan juga dikenal sebagai CEO Lintas Karawang, menyampaikan pandangannya secara terbuka. Ia menegaskan bahwa dalam menyikapi insiden ini, publik tidak seharusnya terburu-buru memojokkan sopir maupun pihak pengarah parkir di lapangan tanpa melihat konteks operasional yang lebih luas.

Menurut Mr Kim, secara logika sederhana seorang sopir tidak mungkin dengan sengaja memilih jalur yang sulit dan berisiko tinggi tanpa adanya pertimbangan tertentu. Karena itu, ia menilai perlu didalami apakah sebelum kejadian terjadi komunikasi antara sopir dengan pihak gudang terkait teknis bongkar muat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau selama ini pola distribusinya dibongkar di pinggir jalan lalu dilangsir ke gudang, kenapa tiba-tiba kontainer mencoba masuk langsung? Diduga bisa saja ada komunikasi sebelumnya. Bahkan bukan tidak mungkin ada tawaran insentif apabila sopir mampu masuk langsung ke lokasi gudang tanpa harus bongkar di luar,” ungkapnya pada Selasa (17/2/2026).

Baca Juga:  Bupati Aep Minta PSB Bebas Pungli: "Gak Mau Dengar Lagi Ada Pungutan!"

Mr Kim menegaskan, pernyataan tersebut bukan untuk menuduh pihak tertentu, melainkan untuk mendorong investigasi yang objektif dan transparan. Ia meminta aparat penegak hukum serta pemerintah daerah tidak hanya melihat dari satu sisi, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya perubahan pola operasional yang berpotensi meningkatkan risiko keselamatan.

Lebih lanjut, ia mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional dan kesesuaian tata ruang gudang-gudang di sekitar Jalan Irigasi Bendasari. Menurutnya, akses jalan irigasi pada dasarnya tidak dirancang untuk kendaraan bertonase besar, sehingga perlu ada peninjauan ulang terkait analisis dampak lalu lintas (andalalin) serta peruntukan kawasan.

“Jangan sampai kejadian ini hanya berhenti pada penetapan satu pihak sebagai yang paling bertanggung jawab. Sistemnya juga harus diperiksa. Kalau memang ada pola yang keliru dan dibiarkan bertahun-tahun, itu yang harus dibenahi,” tegasnya.

Ia berharap tragedi ini menjadi momentum pembenahan tata ruang dan pengawasan distribusi logistik di Karawang. Keselamatan masyarakat, kata dia, harus menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan percepatan bongkar muat maupun efisiensi biaya operasional semata. (LK)

Berita Terkait

Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:29

DPRD Karawang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Proyeksi KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Efisiensi Anggaran

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:30

Bupati Aep Tinjau Gebyar PATEN di Karawang Barat, Salurkan Bansos dan Resmikan Program Pembangunan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Senin, 6 Juli 2026 - 06:12

Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 03:50

Perjuangan Dede Anwar Berbuah Hasil, Delapan Warga Desa Ciranggon Terima Program Rumah Layak Huni 2026

Berita Terbaru