Karawang | Lintaskarawang.com Berdasarkan hasil Musyawarah Warga Karang Taruna (MWKT) yang dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, telah resmi terpilih Ketua Karang Taruna Desa Tamelang masa bakti 2026–2031.
Musyawarah tersebut sekaligus menjadi agenda pemilihan ketua dan pembentukan struktur kepengurusan Karang Taruna Desa Tamelang yang baru. Kegiatan berlangsung secara demokratis dan kondusif.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Tamelang A. Nurhidayat, Endang Suharta, SH., MH., Babinsa Tamelang, Babinsa Mekarjaya, Danposramil, Bhabinkamtibmas, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan DKM Desa Tamelang, Karang Taruna Kecamatan Purwasari, Karang Taruna Kabupaten Karawang, serta para pendukung dan undangan lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam proses pemilihan, terdapat dua calon ketua Karang Taruna Desa Tamelang, yakni Syamsudin Setiawan dan Yusep Supriatna. Dari total tujuh hak suara yang berasal dari perwakilan ketua ranting, Syamsudin Setiawan memperoleh enam suara, sementara Yusep Supriatna memperoleh satu suara.
Dengan hasil tersebut, Syamsudin Setiawan resmi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Desa Tamelang masa bakti 2026–2031.
Kepala Desa Tamelang, A. Nurhidayat, menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih. Ia mengapresiasi pelaksanaan musyawarah yang berjalan demokratis dan menjadi sejarah baru bagi Karang Taruna Desa Tamelang.
“Selamat kepada Kang Syamsudin. Semoga dapat membawa Karang Taruna Desa Tamelang menjadi lebih baik, serta mampu bersinergi dengan pemerintah desa dan kecamatan. Untuk calon yang belum terpilih, Kang Yusep, jangan berkecil hati dan tetap semangat berkarya untuk Desa Tamelang. Terima kasih kepada panitia, Muspika, serta Karang Taruna Kecamatan Purwasari yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna terpilih, Syamsudin Setiawan, dalam sesi wawancara dengan awak media menyampaikan visinya yang bertajuk “3 Fase Kebangkitan Anak Muda Desa Tamelang” sebagai roadmap utama kepemimpinannya.
Adapun tiga fase tersebut meliputi:
Fase Pertama: Penanaman Fondasi dan Re-Organisasi, meliputi penataan ulang kepengurusan Karang Taruna, sensus pemuda berbasis digital untuk pemetaan data pemuda sebagai dasar kebijakan program, serta aktivasi media sosial sebagai sarana publikasi dan edukasi.
Fase Kedua: Pengembangan dan Kemandirian, melalui program pelatihan keterampilan digital, penguatan wirausaha pemuda, serta kegiatan pengabdian sosial mandiri guna menciptakan pemuda yang berdaya secara ekonomi.
Fase Ketiga: Keberlanjutan dan Legasi, dengan membangun kolaborasi berkelanjutan bersama para pemangku kepentingan, pembentukan endowment fund, serta transfer pengetahuan antargenerasi agar program dapat berjalan dalam jangka panjang.
Syamsudin juga mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi dalam mewujudkan visi tersebut.
“Kami terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh elemen, khususnya di Desa Tamelang, perusahaan lokal, dan komunitas pemuda lainnya. Kebangkitan anak muda Desa Tamelang membutuhkan gotong royong semua pihak. Mari bersama membangun fondasi kuat di Fase 1, kemandirian di Fase 2, dan legasi abadi di Fase 3,” ujar Syamsudin Setiawan.
Kegiatan Musyawarah Warga Karang Taruna ditutup dengan penandatanganan berita acara serta doa bersama.
(Fitry)













Tinggalkan Balasan