Wamendagri Apresiasi Efisiensi Anggaran dan Perampingan Birokrasi di Karawang

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 12:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, memberikan apresiasi terhadap langkah strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam melakukan efisiensi anggaran serta perampingan struktur birokrasi daerah.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah tepat untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, hemat, dan berorientasi pada hasil. Apresiasi ini disampaikan Bima Arya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karawang, Jumat (7/11/2025).

Potensi Penghematan Hingga Rp100 Miliar dalam arahannya, Bima Arya menyoroti potensi penghematan besar yang dihasilkan dari penataan birokrasi di Karawang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kami apresiasi, karena kita ingin pemerintahan, terutama di daerah, bisa berjalan lebih efisien. Kalau ada yang bisa dihemat, silakan dilakukan. Kami mencatat, kehematannya bisa mencapai Rp100 miliar itu hal yang sangat baik,” ujar Bima Arya.

Meski demikian, mantan Wali Kota Bogor tersebut mengingatkan agar efisiensi yang dilakukan tidak berdampak pada capaian kinerja pemerintah daerah.

“Saya titip agar perampingan ini jangan sampai mengganggu target kinerja. Struktur boleh ramping, tapi semangat dan pelayanan publik harus tetap optimal,” tegasnya.

Baca Juga:  Dua Bersaudara vs Tiga Mantan Bupati di Pilkada Karawang 2024

Dorong Percepatan Program Kopdeskel Merah Putih Selain membahas tata kelola birokrasi, Wamendagri juga menyoroti pentingnya percepatan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, yang menjadi instrumen utama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Bima Arya, pemerintah telah menyiapkan dana hingga Rp3 miliar untuk setiap gerai Kopdeskel sebagai modal awal dalam bentuk pinjaman bergulir.

“Sebagian dari dana ini sudah ditransfer untuk modal awal. Karena itu, percepatan pendataan aset lahan Kopdeskel sangat mendesak,” jelasnya.

Ia meminta agar Satgas Kecamatan, Kepala Desa, dan Dinas Koperasi Kabupaten Karawang bergerak cepat melakukan pendataan aset lahan Kopdeskel Merah Putih. Targetnya, setiap unit Kopdeskel memiliki lahan ideal seluas 1.000 meter persegi.

“Kita ingin agar semua lahan bisa terdata dan masuk ke dalam sistem. Tadi baru tujuh yang terdata, padahal ada lebih dari 200 unit. Kita harus kejar target itu,” pungkas Bima Arya.

Dengan langkah efisiensi birokrasi dan percepatan program Kopdeskel Merah Putih ini, Wamendagri berharap Pemkab Karawang dapat mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa.

(A.R)

Berita Terkait

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Bupati Aep Tekankan Jabatan ASN sebagai Amanah, Dorong Kolaborasi dan Integritas
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karawang Gelar Upacara Khidmat di Plaza Pemda
APBD Perubahan 2026 Karawang Disepakati, Pemkab Fokus Perkuat Kesejahteraan Masyarakat
Ratusan Kapal Iringi Pelarungan Dondang, Ruat Laut Blanakan ke-59 Meriahkan Laut Jawa dan Jadi Simbol Syukur Nelayan Subang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2026 hingga APBD 2027
Bapenda Karawang Hadirkan Pelayanan Pajak Jemput Bola di Gebyar PATEN Kecamatan Majalaya
Kabar Gembira! Pemkab Karawang Beri Diskon hingga 80 Persen dan Bebas Denda PBB-P2
Berita ini 17 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:03

Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:12

Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:22

Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:34

DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:46

PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:30

Bupati Karawang Komitmen Tingkatkan Anggaran UMKM, Targetkan Capai Rp13 Miliar di 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:17

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Berita Terbaru