Konferensi Pers Jawaban Somasi AMPERA, DPRD Karawang Tegaskan Komitmen Bersama Rakyat

- Penulis

Rabu, 3 September 2025 - 05:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menggelar konferensi pers pada Rabu (3/9/2025) sebagai jawaban atas somasi dan sidang rakyat yang digelar aliansi mahasiswa Pangkal Perjuangan (AMPERA) pada 1 September 2025 lalu. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut atas unjuk rasa (UNRAS) mahasiswa yang menyoroti isu korupsi, kebijakan yang dianggap merugikan rakyat, serta desakan agar DPRD benar-benar berpihak kepada kepentingan publik.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung DPRD Karawang tersebut, mahasiswa menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar audiensi, melainkan sebuah dorongan nyata agar rekomendasi dan pernyataan sikap yang dihasilkan diteruskan hingga ke DPR RI. “Kami tidak hanya butuh pertemuan, tapi kepastian bahwa suara rakyat Karawang benar-benar dibawa ke pusat,” tegas perwakilan mahasiswa AMPERA.

DPRD Karawang merespons dengan menyatakan sikap tegas dalam enam poin utama, yang dituangkan dalam dokumen resmi dan ditandatangani oleh pimpinan serta seluruh fraksi DPRD. Poin pertama adalah kecaman keras terhadap kenaikan gaji dan tunjangan DPR RI di tengah kondisi rakyat yang masih diliputi kemiskinan. DPRD Karawang mendesak DPR RI untuk membatalkan kebijakan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poin kedua menyoroti perampasan aset dan beban rakyat, seperti tanah, kekayaan alam, kenaikan pajak, serta utang negara. DPRD menolak praktik tersebut dan meminta Kementerian ATR/BPN, ESDM, hingga Kementerian Keuangan untuk melakukan langkah konkret demi melindungi hak rakyat kecil dan lingkungan hidup.

Baca Juga:  DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Usulan Pemberhentian dan Pengangkatan Bupati Terpilih

Sementara itu, poin ketiga menegaskan kecaman terhadap tindakan represif aparat kepolisian dalam mengawal aksi demonstrasi. DPRD Karawang mendukung proses hukum yang adil terkait kasus meninggalnya Affan Kurniawan dalam aksi sebelumnya.

Selanjutnya, DPRD Karawang juga menyatakan penolakan terhadap UU pro-oligarki, termasuk Omnibus Law, UU Minerba, dan UU TNI yang dinilai lebih menguntungkan elite politik dan korporasi dibanding rakyat. DPRD merekomendasikan pemerintah untuk segera mencabut aturan-aturan tersebut.

Poin kelima menegaskan pentingnya kesejahteraan sosial dan hak rakyat, seperti kerja layak, pendidikan gratis, layanan kesehatan universal, hingga jaminan sosial yang adil. DPRD mendesak pemerintah memastikan ketersediaan program-program tersebut bagi masyarakat luas.

Terakhir, DPRD Karawang menutup pernyataan sikap dengan penegasan tentang kedaulatan rakyat sebagai prinsip utama demokrasi. “Kedaulatan sejati ada di tangan rakyat, bukan elite politik atau oligarki,” tulis pernyataan resmi tersebut.

Dokumen pernyataan sikap tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin, bersama jajaran Wakil Ketua dan seluruh fraksi, mulai dari Gerindra, Demokrat, NasDem, PKS, Golkar, PDI Perjuangan, hingga PKB.

Dengan demikian, DPRD Karawang menyatakan dirinya berdiri bersama rakyat Karawang dan siap membawa rekomendasi ini ke tingkat pusat sebagai bentuk keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat luas. (LK)

 

 

Berita Terkait

Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?
Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?
Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Berita ini 76 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:51

Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:16

Diantar Ribuan Warga, Hj. Putri Nurul Fajar Resmi Daftar Calon Kepala Desa Karang Harum

Senin, 20 Juli 2026 - 08:37

Pemerintah Desa Rengasdengklok Selatan dan Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah di Bojong Karya 1, Warga Diajak Jaga Kebersihan Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 - 02:40

RSUD Jatisari Hadirkan Layanan Spesialis Orthopedi dan Traumatologi, dr. Moh Arie Arifin: Jangan Salah Penanganan Saat Patah Tulang

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:39

ASPRUMNAS Rayakan HUT ke-13, Rakernas 2026 Fokus Transformasi Digital dan Kedaulatan Hunian Rakyat

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:12

Kang Cucu Harap Amanah Baru Waya Karmila Jadi Momentum Penguatan Seni dan Budaya Karawang

Berita Terbaru