WAJIBKAN KARYAWAN PENSIUN TANAM POHON, CENTURY BATTERIES INDONESIA LAKUKAN KONSERVASI POHON LANGKA DI SANGGABUANA

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 01:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – PT Century Batteries Indonesia (CBI) membuat terobosan baru dalam upaya pelestarian lingkungan dengan mewajibkan setiap karyawannya yang memasuki masa pensiun untuk menanam pohon di kawasan Pegunungan Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.

Langkah ini tidak dilakukan sendiri. PT CBI bekerja sama dengan Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) untuk melestarikan pohon-pohon langka di kawasan tersebut. Kolaborasi ini juga melibatkan Sanggabuana Wildlife Ranger—kelompok relawan konservasi binaan SCF bersama masyarakat lokal. Pada Juli 2025, tim mulai menginventarisasi tanaman langka, salah satunya Saninten (Castanopsis argentea), dan memperbanyaknya melalui metode cangkok.

Direktur PT CBI, Wawan Sukoco, saat ditemui di Pos Patroli Gabungan Puncak Sempur, Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang, pada 18 Juli 2025 menyampaikan bahwa Saninten termasuk tanaman langka yang kini masuk daftar merah IUCN dengan status Endangered. “Target kami adalah bisa memperbanyak dan menyebar kembali minimal 1.000 pohon Saninten setiap tahunnya di hutan Pegunungan Sanggabuana,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saninten sendiri merupakan tanaman endemik Indonesia yang dikenal juga sebagai “rambutan hutan” atau “Chinese chestnut.” Buahnya yang berbiji bisa dikonsumsi, dan sering menjadi sumber pakan satwa liar di kawasan Sanggabuana.

Kegiatan konservasi ini juga menggandeng komunitas sepeda Nusantara Green, yang dikenal aktif mengkampanyekan gaya hidup sehat dan pelestarian alam melalui kegiatan bersepeda lintas alam. Selain ikut menanam pohon, para anggota komunitas ini juga melakukan edukasi lingkungan kepada karyawan PT CBI, masyarakat sekitar, dan para pengunjung wisata Puncak Sempur.

Baca Juga:  Mahasiswa UBP Karawang Melakukan Observasi Dan Sosialisasi Ke Desa Sukaharja, Meningkatkan kesadaran pentingnya pengelolaan sampah

Ocim, pendiri Nusantara Green, menyambut baik kolaborasi ini. “Aktivitas PT CBI dan Sanggabuana Wildlife Ranger sejalan dengan nilai-nilai kami: hidup aktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Setiap langkah kecil akan berdampak besar jika dilakukan bersama,” jelas Ocim yang juga anggota Wanadri.

Tak hanya soal konservasi, PT CBI juga mendukung kegiatan riset dan pendataan keanekaragaman hayati di kawasan Sanggabuana. Perusahaan ini tengah mengembangkan inovasi produk berupa sistem energi ramah lingkungan berbasis tenaga surya dan baterai untuk menunjang kebutuhan operasional para Ranger selama di lapangan.

“Saat para Ranger bertugas berhari-hari di dalam hutan, alat-alat seperti GPS, handphone, laptop, hingga kamera trap dan CCTV tetap bisa digunakan dengan dukungan sumber energi ramah lingkungan yang tidak merusak ekosistem hutan,” tutur Wawan Sukoco.

Sementara itu, Bernard T. Wahyu Wiryanta, peneliti satwa liar sekaligus pendiri SCF, mengapresiasi langkah PT CBI dan komunitas Nusantara Green. “Wilayah kerja kami di Sanggabuana mencakup 16.500 hektare yang tersebar di empat kabupaten. Upaya pelestarian ini tidak bisa hanya dilakukan SCF dan Perhutani. Peran serta korporat di sekitar kawasan sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Bernard juga menyambut baik inovasi sumber energi dari CBI. “Kami sering kesulitan dalam hal sumber daya energi untuk eksplorasi panjang di hutan. Inovasi ini akan sangat membantu kami dalam kegiatan konservasi di lapangan. Semoga semakin banyak korporasi yang ikut terlibat menjaga ekosistem Sanggabuana,” pungkas Bernard. (LK)

 

 

Berita Terkait

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan
HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang
Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda
Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka
Bergabung dengan KERSA, H. Idris Siap Kembangkan Peternakan Rakyat
Dugaan Penyalahgunaan DBH Desa Serijaya Mencuat, DPRD Karawang Dorong Audit Investigatif
Berita ini 134 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:23

Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande

Senin, 18 Mei 2026 - 12:42

Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:20

Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum

Senin, 11 Mei 2026 - 09:59

Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher

Senin, 11 Mei 2026 - 05:40

Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:52

Merasa Diberhentikan Sepihak, Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta Minta DPRD Turun Tangan

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:23

Digiling Dulu, Klarifikasi Belakangan: Sikap Pemdes Kalangsurya Dinilai Mengalihkan Tanggung Jawab

Sabtu, 25 April 2026 - 03:17

Peringatan LBH LBN: Ancaman Narkoba di Indonesia Dianalogikan dengan China Abad ke-19

Berita Terbaru

Live

Segaran Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30