Biaya Ojek Online Gabah di Jatisari Melonjak, Jalan Rusak Jadi Penyebab !

- Penulis

Jumat, 30 Mei 2025 - 02:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc istimewa: para ojeg gabah di kecamatan jatisari-Karawang.

Doc istimewa: para ojeg gabah di kecamatan jatisari-Karawang.

Karawang, Lintaskarawang.com — Biaya pengangkutan hasil panen padi menggunakan ojek online gabah di Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, mengalami lonjakan signifikan. Warga Dusun Karajan Pacing dan Dusun Kalenputat, Desa Pacing, Kecamatan Jatisari, menyebut tarif angkut naik dari Rp10.000 menjadi Rp25.000 per karung.

Kenaikan tarif ini disebabkan oleh kondisi jalan menuju area persawahan yang rusak parah. Jalur yang biasa dilalui ojek kini dipenuhi lumpur dan genangan air, menyulitkan pengojek dalam mengangkut hasil panen.

“Kalau dulu ojek cuma minta sepuluh ribu per karung, sekarang dua puluh lima ribu. Mereka bilang karena jalannya rusak banget, motor sering nyangkut,” ujar seorang petani setempat, Kamis (29/05/25).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan jalan tersebut diketahui semakin parah setelah hujan mengguyur wilayah Jatisari beberapa waktu terakhir. Hingga kini, belum ada perbaikan menyeluruh dari pihak terkait.

Warga berharap pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten segera turun tangan memperbaiki akses jalan. Menurut mereka, jalan rusak tidak hanya meningkatkan ongkos produksi pertanian, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi warga secara umum.

“Jangan nunggu musim panen lewat, ini urgen. Kita rugi kalau ongkos naik terus begini,” kata salah satu warga Dusun Kalenputat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah terkait kondisi jalan di wilayah tersebut.

Penulis: Juhaeri

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Disnakertrans Karawang dan Polban Gelar Pelatihan Servis AC Mobil untuk Alumni BLK
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Berita ini 73 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 03:06

Langkah Perdana Menuju Pilkades 2026, Are Resmi Daftar Pertama di Dukuh Karya dengan Gelombang Dukungan

Rabu, 2 September 2026 - 04:08

LASKAR NKRI DPC Rengasdengklok Turut Serta Aksi Demonstrasi di PT Summit Adyawinsa Indonesia, DPP LASKAR NKRI Turun Langsung

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:53

Bangun Ekosistem Kolaborasi Pemuda, LKN Buka Ruang Sinergi dengan Pemerintah, DPRD, Sekolah, Kampus, Dunia Usaha, Komunitas, dan Media

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Berita Terbaru