Karawang | Lintaskarawang.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) CAKRA INDONESIA menyampaikan apresiasi atas sikap sederhana dan inspiratif yang ditunjukkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang yang memilih menggunakan sepeda motor saat berangkat ke kantor.
Narasumber LBH CAKRA INDONESIA, Inggar Permana, menilai langkah tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap upaya penghematan energi di tengah krisis energi global yang saat ini melanda berbagai negara.
“Ini adalah contoh nyata dari seorang pejabat publik yang memberikan keteladanan. Sikap sederhana seperti ini harus menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, LBH CAKRA INDONESIA juga menyatakan dukungan terhadap kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Karawang yang diinisiasi oleh Bupati Karawang dalam mengelola keuangan daerah secara lebih cermat dan hati-hati.
Menurut Inggar, langkah efisiensi anggaran tersebut sangat tepat di tengah tekanan fiskal daerah yang dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat serta dampak eskalasi konflik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang turut berdampak pada stabilitas ekonomi.
“Dalam kondisi yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, pengelolaan anggaran yang tepat guna dan berorientasi pada prioritas menjadi sangat penting agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tegasnya.
LBH CAKRA INDONESIA juga mendorong agar pemerintah daerah melakukan pengetatan terhadap kegiatan yang tidak bersifat prioritas secara selektif dan terukur. Bahkan, jika diperlukan, kegiatan tersebut sebaiknya dipangkas demi menjaga stabilitas keuangan daerah.
Lebih jauh, dalam proyeksi pembangunan ke depan, LBH CAKRA INDONESIA mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan pembangunan karakter sumber daya manusia.
“Semangat patriotisme harus terus ditanamkan, baik di kalangan aparatur pemerintah, legislatif, yudikatif, maupun masyarakat luas, khususnya generasi muda. Ini penting untuk menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks,” tambahnya.
Di sisi lain, aspek ketahanan pangan juga menjadi perhatian serius. LBH CAKRA INDONESIA menilai pembangunan logistik pangan harus menjadi prioritas guna mengantisipasi dampak krisis global yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan pangan di daerah.
Tak hanya itu, peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga dinilai penting untuk diperkuat. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengaktifkan kembali sistem ronda di tingkat desa sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, LBH CAKRA INDONESIA optimistis Kabupaten Karawang mampu menghadapi berbagai tantangan global dengan lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. (LK)













Tinggalkan Balasan