Musyawarah Luar Biasa, KORPRI Karawang Targetkan Pencairan Uang Kadeudeuh Mulai 9 Maret 2026

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Karawang menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Kantor Pemda Nyi Bale Indung, Jumat (27/2/2026). Musyawarah tersebut membahas sejumlah agenda strategis, termasuk kepastian pencairan uang kadeudeuh bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memasuki masa purna tugas.

Muslub diikuti pengurus KORPRI Kabupaten, pengurus unit KORPRI di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan, perwakilan PDKT, serta perwakilan Purna ASN.

Ketua pengurus KORPRI Kabupaten Karawang Asip menyampaikan bahwa dalam forum tersebut disepakati sejumlah keputusan penting. Salah satunya terkait nominal uang kadeudeuh yang ditetapkan sebesar Rp7 juta per orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil pendataan, jumlah pensiunan berdasarkan hasil KAP tercatat 1.091 orang. Ditambah pensiunan tahun 2025 sebanyak 655 orang, serta pensiunan 2024 hingga Januari–Februari, totalnya hampir mencapai 1.930 orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan asumsi uang kadeudeuh Rp7 juta per orang, maka kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp13,5 miliar. Sementara dana yang tersedia saat ini sebesar Rp10,2 miliar, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar Rp3,2 miliar.

“Kami memohon maaf kepada para Purna dan Purni ASN karena dengan keterbatasan dana dan persoalan aset yang masih berproses di ranah hukum, kami belum dapat sepenuhnya memenuhi harapan yang disampaikan perwakilan Purna,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Aep dan Wabup Maslani Saksikan Pengukuhan Pengurus Baru Korpri Karawang 2025-2030

Menurutnya, saat ini penyelesaian aset KORPRI masih dalam proses hukum di Kejaksaan. Pihaknya berharap persoalan tersebut dapat segera tuntas agar kekurangan anggaran bisa dipenuhi.

Meski demikian, pengurus menargetkan pencairan tahap awal dapat dilakukan mulai 9 Maret 2026 atau sebelum Hari Raya Idulfitri. Proses pencairan akan dilakukan secara bertahap dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

“Kami bekerja sama dengan Dinas Kominfo dan Bank BJB untuk proses administrasi dan pencairan. Mulai 1 hingga 8 Maret akan dilakukan verifikasi administrasi, dan 9 Maret kami targetkan mulai pencairan,” jelasnya.

Bagi Purna ASN yang telah meninggal dunia, uang kadeudeuh akan disalurkan kepada ahli waris, dengan melampirkan keterangan resmi dari desa dan kecamatan setempat.

Selain membahas pencairan dana, Muslub juga memutuskan untuk mencabut sejumlah keputusan pengurus lama. Dengan demikian, hasil Musyawarah Luar Biasa menetapkan kepengurusan baru yang sah dan berlaku untuk menjalankan roda organisasi ke depan.

Pengurus berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dalam Muslub dapat menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi serta memperkuat soliditas KORPRI Kabupaten Karawang dalam melayani anggotanya, khususnya para ASN yang telah memasuki masa purna tugas. (LK)

Berita Terkait

FMSB GERUDUK BYD: JANGAN JADIKAN WARGA SUBANG PENONTON
Aspirasi FMSB Tak Terjawab, Ketegasan Pemkab Subang dalam Kasus PT CMM Jadi Sorotan
Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan
Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?
DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan
PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:38

Sama-Sama Menyampaikan Informasi, JBN Karawang Jelaskan Perbedaan Pers dan Konten Kreator

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Pemdes Rengasdengklok Selatan Tunjukkan Kepedulian, Limbah Eceng Gondok Mulai Diangkut

Minggu, 1 November 2026 - 11:12

Perlunya Melibatkan Pers dalam Tim Pembangunan Daerah, Ini Dasarnya..

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:48

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Karawang: Kebocoran Gas Berulang di PT Pindo Deli 2, KOALISI ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL KARAWANG Tuntut Pencabutan Izin Produksi unit caustic soda plant pt pindo deli 2

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:59

Dua Pekerjaan SAB Perum Griya Indah Ciampel Disorot, Warga Pertanyakan Anggaran Rp221 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09

Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat

Berita Terbaru