Gus Iman Panglima Ahibba: Membiarkan Theatre Nightmart Sama Saja Menanam Bibit Maksiat di Rumah Sendiri

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 07:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, | Lintaskarawang.com – Situasi di luar Gedung DPRD Kabupaten Karawang memanas usai pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas polemik keberadaan tempat hiburan malam (THM) di wilayah Karawang, Kamis (15/1/2026).

Salah satu tokoh yang menjadi sorotan dalam agenda tersebut adalah Agus Iman, yang akrab disapa Gus Iman Panglima Ahibba, selaku Pimpinan Kolektif Forum Aliansi Ormas Islam Bersatu. Dalam pernyataannya kepada awak media usai RDP, Gus Iman menegaskan sikap tegas aliansi terhadap keberadaan THM yang dinilai bermasalah dari sisi perizinan dan moralitas.

“Jika dibiarkan, sama saja kita menanam bibit maksiat di rumah sendiri,” tegas Gus Iman saat menyampaikan sikapnya di hadapan media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, sikap permisif terhadap operasional tempat hiburan malam yang tidak sesuai aturan berpotensi menimbulkan dampak sosial jangka panjang. Gus Iman juga menyampaikan analogi yang ia sebut sebagai filosofi “pecahan kaca” untuk menggambarkan risiko tersebut.

“Jika pecahan kaca di halaman rumah tidak segera dibersihkan, suatu hari anak cucu bisa terluka. Begitu juga jika Theatre Nightmart dibiarkan beroperasi, bukan tidak mungkin ke depan anak atau cucu kita justru terjerumus di dalamnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Karawang Natala Sumedha Pantau Langsung Rumah rulahu yang sudah terealisasi

Forum Aliansi Ormas Islam Bersatu sendiri terbentuk dari kesamaan pandangan sejumlah organisasi dan tokoh Islam di Karawang yang menolak keberadaan tempat hiburan malam, khususnya Helen’s Wings di kawasan Tuparev dan Theatre Nightmart. Aliansi ini digerakkan secara kolektif oleh sejumlah tokoh, di antaranya Agus Iman (Gus Iman) Panglima Ahibba, Febry Ramadhan (Ketua Federasi Mahasiswa Islam), Robby Niay (Panglima FPI), Tomy Miftah Faried (Ketua DPW FPI Karawang), Kiai Yayan Sopyan dari unsur MUI, serta Wira Andika (Ketua Advocate Persaudaraan Islam).

Menurut Gus Iman, langkah mendorong penutupan Theatre Nightmart merupakan bagian awal atau muqodimah dari upaya yang lebih luas untuk menertibkan tempat-tempat hiburan yang dinilai melanggar ketentuan di Kabupaten Karawang.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan pihaknya berada dalam koridor ketaatan terhadap para ulama. Mengutip pernyataan Ketua DPW FPI Karawang, Tomy Miftah Faried, Gus Iman menekankan bahwa seluruh elemen aliansi berjalan dalam satu garis komando.

“Kami akan berhenti jika para ulama meminta kami berhenti. Selama belum, kami akan terus bergerak. Satu suara, satu komando,” pungkasnya.

(Nur)

Berita Terkait

Eratkan Silaturahmi, Kepala Desa Gebangjaya Akan Sajikan Hiburan Beragam di Acara Tasyakuran Khitanan Putranya
Musrenbangdes 2026: Pemdes Rengasdengklok Utara Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Desa
Petani dan Pemerintah Desa Gebangjaya Gotong Royong Bersihkan Eceng Gondok, Aliran Sungai Kembali Dinormalisasi
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bekali Siswa Baru SMK Mitra Karya soal Disiplin, Bahaya Bullying hingga Bijak Bermedia Sosial
Penutupan Nobar Juara Piala Dunia 2026 di Karawang Resmi Berakhir, Omzet UMKM Tembus Hampir Rp1,2 Miliar
Diding Haryono Usung Transparansi dan Aplikasi Aspirasi, Siap Bertarung di Pemilihan BPD Desa Kutanegara
Korin Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80, PT YPPI Dukung Turnamen Kapolsek Ciampel Cup U-35
Musdus Bojong Karya II Tetapkan Prioritas Pembangunan, Warga dan Mahasiswa UBP Karawang Dorong Solusi Pengelolaan Sampah
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18

Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:41

RSUD Jatisari Hadirkan Dokter Spesialis Urologi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat Karawang

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:58

Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:40

Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Sabtu, 25 April 2026 - 01:29

ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL

Jumat, 17 April 2026 - 10:33

Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal

Rabu, 15 April 2026 - 04:20

Aparatur Kecamatan Rengasdengklok Jalani Cek Kesehatan, Dukung Penanganan Stunting dan TBC

Berita Terbaru