Karawang, Lintaskarawang.com – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, meninjau langsung sejumlah wilayah yang terdampak banjir akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur Kabupaten Karawang dalam beberapa hari terakhir. Kegiatan monitoring sekaligus penyaluran bantuan logistik tersebut dilaksanakan pada Rabu (14/1/2026).
Peninjauan dilakukan di beberapa titik banjir yang berada di wilayah pesisir Karawang. Dalam kunjungannya, Wakil Bupati memastikan kondisi masyarakat terdampak serta menyerahkan bantuan logistik guna memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.
Selain meninjau lokasi banjir, H. Maslani juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak di lapangan. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk tanggung jawab dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat saat terjadi bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Monitoring akan dilakukan secara berkelanjutan dan kami pastikan bantuan logistik tersalurkan dengan baik kepada warga terdampak banjir,” ujar H. Maslani.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi secara intensif, sehingga mengakibatkan meluapnya saluran air dan merendam permukiman warga.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, kejadian banjir dan cuaca ekstrem berlangsung pada periode 12 hingga 13 Januari 2026. Data tersebut diperoleh dari hasil pemantauan dan asesmen langsung petugas BPBD di lapangan.
Adapun wilayah yang terdampak banjir meliputi Desa Kutamakmur dan Desa Srikamulyan di Kecamatan Tirtajaya, serta Desa Sedari dan Desa Kalidungjaya di Kecamatan Cibuaya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Karawang, Ferry Muharam, menjelaskan bahwa Kecamatan Tirtajaya dan Kecamatan Cibuaya termasuk dalam kategori wilayah dengan risiko tinggi bencana banjir berdasarkan hasil kajian risiko bencana yang telah dilakukan sebelumnya.
Ia menyebutkan, di Desa Kutamakmur, banjir terjadi pada 12 Januari 2026 dengan jumlah warga terdampak mencapai 218 kepala keluarga atau 648 jiwa. Sebanyak 189 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 90 sentimeter.
BPBD Karawang bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan serta menyiagakan personel untuk penanganan lanjutan, sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
(Wahid)













Tinggalkan Balasan