Pengecoran Jalan di Desa Tanjung Mekar Tanpa Papan Informasi Pertanyakan Transparansi Dana Desa Tahap 2

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 03:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com –Proyek pengecoran jalan lingkungan yang sedang berlangsung di RT 01 RW 04, Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Pakisjaya, menuai sorotan dari masyarakat. Pasalnya, proyek yang bersumber dari Dana Desa tahap 2 tahun 2025 ini tidak dilengkapi dengan papan informasi kegiatan atau papan RAB (Rencana Anggaran Biaya), sebagaimana mestinya.

Sejumlah warga mengaku bingung karena tidak mengetahui detail pelaksanaan proyek, seperti nilai anggaran, panjang jalan yang diperbaiki, pelaksana kegiatan, dan jangka waktu pengerjaan. Padahal, sesuai dengan prinsip transparansi pengelolaan Dana Desa, informasi tersebut seharusnya disampaikan secara terbuka kepada publik.

Kami hanya lihat jalan dicor, tapi tidak tahu dananya berapa, dari mana, dan siapa yang kerjakan. Harusnya ada papan proyek, karena ini pakai Dana Desa,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ketiadaan papan informasi proyek dinilai telah melanggar asas keterbukaan yang diatur dalam regulasi penggunaan Dana Desa, sebagaimana tertuang dalam Permendesa PDTT Nomor 8 Tahun 2022 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, dan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Aktivis masyarakat desa setempat juga menyesalkan kejadian ini. Menurut mereka, pihak pemerintah desa dan tim pelaksana kegiatan (TPK) seharusnya lebih terbuka agar masyarakat bisa ikut mengawasi dan memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran.

Ini kan uang rakyat. Kenapa informasinya disembunyikan? Warga berhak tahu. Pemerintah Desa jangan alergi terhadap keterbukaan,” tegas seorang tokoh pemuda setempat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Tanjung Mekar maupun Kecamatan Pakisjaya belum memberikan keterangan resmi terkait tidak adanya papan informasi dalam proyek pengecoran tersebut.

(D’kasur)

Berita Terkait

‎WFH Bukan Libur, Pemkab Karawang Wajibkan Pegawai Tetap “On Call” dan Larang Mudik
Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata
Sapa Warga Berbasis Budaya, DPRD Jabar Dorong Pelestarian Pencak Silat di Karawang
Pipik Taufik Ismail: Legislator Jabar yang Aktif Serap Aspirasi hingga Pelosok Desa
BPKB Diduga Hilang di Samsat Karawang, Pelayanan Samsat Disorot Tajam
224 PJU Terpasang, DPRD Jabar Pastikan Penerangan Jalan di Karawang Tepat Sasaran
Anggota DPRD Karawang Perbaiki Jalan Rusak Gunakan Dana Pribadi
Ribuan Kupon Berhadiah Motor Dibagikan di HUT ke-19 Laskar NKRI Karawang
Berita ini 61 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:51

DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak

Rabu, 15 April 2026 - 06:34

APEK Karawang All Out Dukung Rafiudin Firdaus Jadi Ketua KADIN

Sabtu, 11 April 2026 - 10:17

Pembukaan Piala Pelajar AFKAB Karawang 2026, Ajang Bangkitkan Talenta Futsal Muda

Kamis, 9 April 2026 - 02:20

Pelayanan Prima dan Pembangunan Meningkat, Desa Kertasari Jadi Contoh bagi Desa Lain

Kamis, 2 April 2026 - 17:15

Perkuat Nilai Spiritual, Lintas Corporate Group Gelar Ziarah Perdana ke Mbah Priok

Rabu, 1 April 2026 - 13:27

Di Tengah Padatnya Tugas, Lurah Palumbonsari Tetap Prioritaskan Silaturahmi

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:14

Pemudik Masih Berdatangan di Hari Terakhir Posko Arus Balik Lebaran di Klari Karawang

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:21

MINIMNYA KASUR LIPAT DI POSKO ISTIRAHAT PEMUDIK

Berita Terbaru