Karawang, Lintaskarawang.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang meresmikan Unit Layanan Laundry Bersih Gratis bagi seluruh warga binaan, Kamis pagi (13/11/2025). Acara berlangsung di Aula Sahardjo, Lapas Karawang, Jalan Surotokunto No.110, Desa Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur, mulai pukul 09.00 WIB.
Peresmian tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, bersama Kepala Lapas Karawang, Christo Victor Nixon Toar, serta unsur Forkopimda Kabupaten Karawang, termasuk Bupati Aep Syaepuloh, Kapolres Karawang, Dandim 0604/Karawang, dan Kepala Kejaksaan Negeri Karawang.
Dalam sambutannya, Kakanwil Pemasyarakatan Jabar, Kusnali, menegaskan bahwa layanan laundry gratis ini merupakan bentuk inovasi dalam peningkatan kebersihan dan kesehatan warga binaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Salah satu penyebab timbulnya penyakit skabis di lapas adalah keterbatasan fasilitas kebersihan. Karena itu, Kalapas Karawang berinisiatif menghadirkan layanan laundry bersih ini sebagai solusi nyata. Terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan seluruh pihak yang telah mendukung program ini,” ujar Kusnali.
Ia menambahkan, fasilitas laundry ini merupakan yang kedua di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi pilot project nasional bagi lapas-lapas lain. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk penyediaan sembilan unit mesin cuci oleh PT Sumberman Apani, menjadi bukti kolaborasi lintas sektor dalam peningkatan layanan pemasyarakatan.
“Kami yakin dampak positifnya akan segera dirasakan. Penyakit seperti skabis diharapkan bisa menurun drastis, bahkan hilang sama sekali,” tambahnya.
Sementara itu, Kalapas Karawang, Christo Victor Nixon Toar, menjelaskan bahwa layanan Laundry Bersih Gratis lahir dari pengalaman menghadapi wabah skabis yang sempat melanda Lapas Karawang pada tahun 2024.
“Program ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga upaya menjaga kesehatan warga binaan. Kami ingin mereka hidup sehat, bersih, dan nyaman selama menjalani masa pembinaan,” ungkap Christo.
Setelah melalui proses pencarian solusi selama enam bulan, pihak lapas akhirnya menghadirkan layanan laundry bersih ini sebagai bentuk dedikasi terhadap kesehatan warga binaan.
Christo menambahkan, dengan jumlah warga binaan mencapai 1.200 orang, sistem pencucian akan dilakukan secara bergilir.
“Setiap hari dua blok mencuci dua setel pakaian, sehingga seluruh warga binaan dapat terlayani,” jelasnya.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif Lapas Karawang. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap pemenuhan hak dasar warga binaan.
“Kami apresiasi langkah Kalapas dan jajaran. Ini bukan sekadar program, tapi wujud nyata upaya memberikan kenyamanan dan kesehatan bagi warga binaan,” ujar Aep.
Ia menambahkan, Pemkab Karawang telah menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Adiarsa untuk terus memberikan layanan medis bagi penghuni lapas.
Dengan hadirnya Unit Layanan Laundry Bersih Gratis, Lapas Kelas IIA Karawang diharapkan menjadi contoh nasional dalam inovasi pelayanan berbasis kebersihan dan kesehatan.
Program ini menjadi langkah nyata menuju lapas yang lebih sehat, humanis, dan berorientasi pada pembinaan berkelanjutan bagi seluruh warga binaan.
(Wahid)













Tinggalkan Balasan