Misteri Tuan Tanah di Sepadan Jalan Interchange Karawang Barat: Alas Hak Tak Terungkap, Kepemilikan Masih Gelap

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 02:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang, Lintaskarawang.com – Isu mengenai tanah tumpang tindih di sepadan jalan Interchange Karawang Barat, tepatnya di wilayah Desa Sukamakmur dan Desa Wadas, kembali mencuat. Di tengah pesatnya pembangunan kawasan tersebut, masih ada sejumlah bidang tanah yang status alas hak dan kepemilikannya belum jelas, bahkan sebagian telah berubah menjadi kawasan perumahan elite.

Menanggapi persoalan itu, seorang sumber yang memahami situasi pertanahan di lokasi tersebut mengungkapkan bahwa ada beberapa bidang tanah yang alas haknya tidak dapat diperlihatkan ke permukaan oleh para ahli waris.

“Sepengetahuan saya, di sana memang ada beberapa tanah yang alas haknya tidak bisa diperlihatkan oleh ahli waris yang mengaku memiliki hak kepemilikan. Bahkan, ada tanah yang kini sudah menjadi kawasan perumahan elite, di mana sebagian di antaranya adalah hak ahli waris tersebut,” ungkap sumber tersebut, pada Kamis (30/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut dijelaskan, ketika yang mengaku ahli waris yang lain mencoba melakukan konfirmasi dan mengajukan musyawarah kepada pihak pengembang, kuasa hukum pihak pengembang justru meminta agar pertemuan dilakukan di pengadilan dengan pembuktian data dan dokumen alas hak. Hal ini membuat proses penyelesaian tidak dapat ditempuh secara kekeluargaan, melainkan harus melalui jalur hukum.

Baca Juga:  Dipimpin Komandan Kontingen, Atlet Jabar Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien

Tak hanya itu, di wilayah desa yang sama juga ditemukan beberapa bidang tanah dengan luas cukup besar yang hingga kini belum diketahui siapa pemilik sebenarnya. Padahal, lahan-lahan tersebut dikabarkan telah menarik minat sejumlah investor untuk dibeli. Namun ketika ditelusuri lebih lanjut, pihak desa yang disebut memahami sejarah lahan tersebut tidak dapat menghadirkan pemilik sahnya.

“Banyak investor berminat membeli tanah di sana, tapi ketika ditanyakan kepada kepala desa yang tahu historinya, tidak bisa menghadirkan siapa pemilik aslinya,” tambah sumber tersebut.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat:

siapa sebenarnya “Tuan Tanah” di sepanjang kawasan Interchange Karawang Barat yang hingga kini keberadaannya masih misterius?

Kawasan Interchange Karawang Barat kini menjadi salah satu titik strategis dan bernilai ekonomi tinggi di Kabupaten Karawang. Namun tanpa kejelasan status hukum atas lahan-lahan di sekitarnya, potensi sengketa dan konflik agraria dikhawatirkan akan terus membayangi pembangunan kawasan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Sukamakmur dan Desa Wadas belum memberikan keterangan resmi terkait status kepemilikan tanah dan keberadaan ahli waris di sepanjang sepadan jalan Interchange Karawang Barat yang masih menjadi misteri publik. (LK)

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 55 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru