Dipimpin Komandan Kontingen, Atlet Jabar Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien

- Penulis

Selasa, 20 Agustus 2024 - 10:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang, Lintaskarawang.com – Salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 yakni Aceh memiliki kedekatan tersendiri dengan juara bertahan Jawa Barat. Baik secara emosional maupun dari aspek sosial, budaya, hingga sejarah.

Tanah Pasundan menjadi rumah peristirahatan terakhir bagi pahlawan nasional asal Bumi Serambi Mekkah yakni Cut Nyak Dhien. Pahlawan nasional yang lahir di Aceh Besar pada 12 Mei 1848 itu menghembuskan nafas terakhirnya dan dimakamkan di Kabupaten Sumedang pada 6 November 1908 di usia 60 tahun.

Makam Cut Nyak Dhien di Kabupaten Sumedang, tepatnya di Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Sumedang Selatan, sempat diwacanakan dipindahkan namun ditolak masyarakat Sumedang yang sudah sangat dekat dengan sang pahlawan yang mereka kenal sebagai Ibu Perbu atau Ibu Suci ini. Akhirnya, makam diresmikan pada 7 Desember 1987 usai dilakukan pemugaran oleh Gubernur Aceh saat itu, Ibrahim Hasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjelang perhelatan PON XXI, para atlet Jabar melakukan ziarah ke makam Cut Nyak Dien sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan nasional asal Aceh tersebut. Dipimpin langsung Komandan Kontingen PON XXI Jabar, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Ketua Umum KONI Jabar M. Budiana, serta jajaran pimpinan kontingen, para atlet mendoakan dan melakukan tabur bunga di makam pahlawan nasional asal Bumi Serambi Mekah tersebut.

Atlet Rugby Jabar, Sukarma mengaku jika ikatan emosional antara Jabar dan Aceh sudah terbentuk dari lama. Untuk itu, ziarah ke makam Cut Nyak Dien dilakukan sebagai penghormatan bagi jasa-jasa pahlawan asal Aceh tersebut.

“Kami dari tim Rugby Jabar berziarah ke makam Cut Nyak Dien untuk menghormati jasa beliau dalam memperjuangkan kemerdekaan. Apalagi beliau asal Aceh, tempat cabang olahraga rugby dipertandingkan di PON XXI sehingga kami berharap ikatam emosional dan semangatnya menular kepada kami untuk berjuang meraih medali emas dan mendukung pencapaian Jabar Hattrick,” kata Sukarma.

Baca Juga:  Partai NasDem dan Pemerintah Bahu Membahu Tangani Banjir Karangligar, Karawang

Hal senada diungkapkan atlet sepakbola putri, Tia Darti Septiawati saat ditemui di sela-sela ziarah di makam Cut Nyak Dien. Bagi dirinya dan teman-teman satu tim di sepakbola putri, perjuangan Cut Nyak Dien dalam memperjuangkan kemerdekaan patut dicontoh.

“Kami pun akan berjuang untuk mencetak sejarah di ajang PON XXI dengan meraih medali emas sekaligus mendukung target Jabar Hattrick. Melalui ziarah di makam pahlawan Cut Nyak Dien, semoga semangat perjuangan Cut Nyak Dien bisa tertular kepada kami,” kata Tia.

Sementara Camat Sumedang Selatan, Marlina mengaku bangga dan senang dengan kehadiran Kapolda Jabar, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana dan jajaran, serta atlet-atlet Jabar yang akan berjuang di PON XXI untuk berziarah ke makam Cut Nyak Dien. Terlebih dirinya berasal dari Aceh dan mengabdi di Tanah Pasundan sebagai Camat Sumedang Selatan.

“Antara Aceh dan Jabar ini sudah ada keterikatan kekeluargaan sejak dulu, sejak Cut Nyak Dien masih ada. Ziarah ke makam Cut Nyak Dien pun menjadi ikhtiar agar apa yanv dicita-citakan dan diinginkan kita semua pada POan XXI tercapai yakni Jabar Hattrick. Pak Kapolda sebagai Komandan Kontingen, Pak Ketua Umum KONI Jabar dan jajaran, serta para atlet yang akan berjuang di PON XXI baik di Aceh maupun Sumut, selalu sehat, diberi kelancaran dan kemudahan, serta mendapatkan hasil terbaik,” kata Marlina.

Seperti diketahui, Jabar akan mempertaruhkan supremasi prestasi juara umum PON dua kali berturut-turut pada gelaran PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara. Berkekuatan 1.200-an atlet yang akan bertanding di 80-an cabang olahraga, kontingen Jabar akan dipimpin Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus untuk mencetak hattrick juara umum PON.

(Burhan)

Berita Terkait

Temuan Pertama Oriental Honey-Buzzard Berbiak di Pegunungan Sanggabuana, Jadi Indikator Penting Kawasan Konservasi
BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC
Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Berita ini 6 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru