BJB dan Kementerian PKP Sosialisasikan Kredit Program Perumahan di Karawang Dukung Akselerasi Program 3 Juta Rumah

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com — Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJB) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Aula Husni Hamid, Kantor Pemda Karawang, pada Senin (27/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan BJB terhadap Program 3 Juta Rumah yang tengah dicanangkan pemerintah.

Acara tersebut dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Karawang H. Aep Saepuloh, dan Wakil Bupati H. Maslani. Turut hadir pula jajaran Forkopimda Karawang, Direktur Utama BJB Yusuf Saaududin beserta jajaran direksi, perwakilan perbankan nasional, pengembang perumahan, asosiasi pengembang, kontraktor, pedagang bahan bangunan, pelaku UMKM, serta masyarakat penerima manfaat dari program kredit perumahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi langkah cepat BJB dalam menghadirkan akses pembiayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“KPP dapat dimanfaatkan mulai dari pengembang, kontraktor, hingga UMKM untuk pengadaan tanah, bahan bangunan, maupun jasa konstruksi. Sementara untuk individu, fasilitas ini bisa digunakan untuk membeli, membangun, hingga merenovasi rumah atau toko sebagai penunjang usaha,” jelas Maruarar.

Ia menambahkan, hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan agar penyerapan anggaran, termasuk KUR Perumahan, dipercepat menjelang akhir tahun.

Sementara itu, Direktur Utama BJB Yusuf Saaududin menegaskan bahwa KPP merupakan bagian dari strategi memperkuat ekosistem perumahan nasional.

“Program ini tidak hanya menyasar penyediaan rumah melalui pengembang dan kontraktor, tetapi juga permintaan masyarakat serta UMKM. Dengan pembiayaan terintegrasi, KPP diharapkan menciptakan ekosistem yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Karawang Apresiasi Inovasi Pelayanan Publik di Kecamatan Karawang Timur

Dalam kegiatan ini, BJB juga menghadirkan inovasi digital melalui platform Wondr by BJB yang memudahkan akses pembiayaan, pembayaran cicilan, hingga pengelolaan kebutuhan keuangan. Yusuf menambahkan, langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam membuka lapangan kerja, mendorong hilirisasi, serta pemerataan ekonomi nasional.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang memilih Karawang sebagai lokasi sosialisasi.

“Karawang memiliki posisi strategis sebagai kawasan industri sekaligus pemukiman, menjadikannya ideal untuk penguatan program perumahan nasional. Kita ingin memastikan pembangunan perumahan di Jawa Barat sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, bukan sekadar pembangunan fisik semata,” tutur Dedi.

Senada dengan itu, Bupati Karawang H. Aep Saepuloh menilai kegiatan ini sebagai momentum penting bagi daerahnya untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi warga.

“Karawang terus berkomitmen mendukung program nasional di bidang perumahan. Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan pihak swasta untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat,” ujarnya.

Program Kredit Program Perumahan (KPP) sendiri bertujuan memperkuat ekosistem perumahan nasional dan meningkatkan akses pembiayaan bagi masyarakat.

Melalui KPP, pemerintah memberikan subsidi suku bunga 5%, sehingga pinjaman modal menjadi lebih ringan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Program ini dapat dimanfaatkan oleh pengembang, kontraktor, UMKM, maupun individu untuk membeli, membangun, atau merenovasi rumah.

Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis bahwa KPP dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

(Wahid)

Berita Terkait

NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
NOBAR JUARA Gairahkan Ekonomi Karawang, Pemkab Bidik Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar Selama Piala Dunia 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:48

Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:46

Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:02

BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:04

Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:03

Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang

Senin, 27 Juli 2026 - 04:45

Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48

Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:15

Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi

Berita Terbaru