SPPG Cibungur Indah Klarifikasi Soal Pepes Ayam Diduga Bermasalah, Tegaskan Tanggung Jawab dan Perketat Pengawasan

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 06:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Jagat media sosial di Karawang dalam beberapa hari terakhir diramaikan kabar kurang sedap terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah unggahan warganet menyebut bahwa menu pepes ayam yang diberikan kepada pelajar ditemukan mengandung ulat. Informasi itu cepat menyebar dan menimbulkan keresahan di kalangan orang tua dan siswa.

Menanggapi hal tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibungur Indah akhirnya angkat bicara. Kepala SPPG, Mega Yulita Febrianti, menegaskan bahwa pihaknya tidak menghindari tanggung jawab atas kejadian yang sempat mencoreng citra program MBG itu.

“Waktu itu memang kami sedang ada Bimtek, hingga akhirnya kami memesan pepes ayam dari catering, karena memang diperbolehkan berdasarkan aturan,” jelas Mega, Jumat (23/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengakui adanya celah dalam pengawasan, khususnya pada proses penerimaan bahan baku dari pemasok.

Sebagai langkah cepat, Mega menyebut pihaknya langsung menarik makanan yang telah terlanjur terdistribusi ke sekolah guna menghindari kemungkinan dampak terhadap kesehatan siswa.

Baca Juga:  Peringatan Hari Ibu ke-97 di Karawang, Polres Tekankan Peran Ibu dalam Pembentukan Mental Anak

“Kami mohon maaf atas kelalaian. Ke depan, barang yang masuk akan kami sortir dengan lebih ketat agar tidak ada lagi kasus serupa. Intinya, makanan yang kami sajikan tetap dalam kondisi layak makan,” tegasnya.

Mega memastikan tim SPPG Cibungur Indah telah melakukan evaluasi mendalam dan berkomitmen memperbaiki prosedur dapur, termasuk memperketat proses sortir bahan makanan.

Sementara itu, perwakilan Puskesmas Adiarsa yang melakukan audit bersama Dinas Kesehatan Karawang menyebut tidak ditemukan pelanggaran berat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan.

“Kesalahannya bukan pada higienitas dapur, tetapi pada ketelitian dalam menerima bahan makanan dari pihak ketiga. Kami harap ke depan ada peningkatan pengawasan lebih maksimal,” ujar seorang petugas Puskesmas Adiarsa.

Dinas Kesehatan Karawang juga mengimbau seluruh satuan pelaksana program MBG di wilayah lain agar memperkuat sistem kontrol mutu makanan sebelum disajikan kepada peserta didik. Program MBG diharapkan tetap berjalan optimal dalam mendukung pemenuhan gizi serta kesehatan anak sekolah di Kabupaten Karawang. (LK)

Berita Terkait

Yusron GIBAS Sentil KIM: Kalau Ada Pelanggaran, Tunjukkan Oknum, Jangan Pukul Rata Ormas
Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Berita ini 95 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:31

Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:40

Proyek Pembangunan RKB POS PAUD BAHRUL ILMI Pakisjaya Rp.189 Juta Di sorot.APD di pertanyakan.

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59

Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:51

Rohmat Sagita Dapat Nomor Urut 3 dalam Pilkades Mulyajaya, Pendukung Beri Kawalan

Berita Terbaru