Kepala Dinas PUPR Karawang Tegaskan Komitmen Perketat Pengawasan Proyek Infrastruktur

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 08:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Rusman Kusnadi, ST, akhirnya angkat bicara menanggapi sorotan publik terkait lemahnya pengawasan proyek infrastruktur di daerahnya. Dalam wawancara eksklusif pada Rabu (8/10/2025), Rusman menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem pengawasan, menerima kritik konstruktif, dan menindak tegas oknum pengawas maupun kontraktor yang tidak profesional.

Saya ini bagian dari kontrol masyarakat. Jadi kami tidak menutup diri terhadap kritik, selama itu membangun dan memang harus kami atensi,” tegas Rusman.

Keterbatasan Personel dan Tantangan Lapangan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rusman mengakui bahwa pengawasan di lapangan masih memiliki banyak kekurangan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan jumlah personel pengawas.

Kualitas pengawas di lapangan itu kan berbeda-beda. Kami sudah lakukan pelatihan, tapi personel terbatas, hanya 35 orang, sementara titik pekerjaan tersebar luas. Satu pengawas bisa mengawasi hingga lima lokasi,” jelasnya.

Dorong Transparansi dan Informasi Proyek

Untuk meningkatkan transparansi, Rusman menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan kontraktor agar menampilkan gambar kerja di lokasi proyek.

Itu penting supaya masyarakat tahu apa yang sedang dikerjakan — mulai dari panjang, tinggi, hingga jenis pekerjaannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Petani Sungai Buntu dan Gebang Jaya Apresiasi Perbaikan Tanggul Jebol oleh Pemkab Karawang

Respons terhadap Kritik Media

Menanggapi kritik dari media yang menyebut Dinas PUPR tertutup terhadap konfirmasi, Rusman membantah tudingan tersebut, namun mengakui adanya kekurangan dalam komunikasi.

Kadang kami sedang rapat, pesan belum terbaca atau lupa ditindaklanjuti. Tapi ini jadi bahan koreksi kami. Ke depan, kami akan lakukan briefing lagi dengan para kepala bidang dan pengawas lapangan agar komunikasi lebih baik,” jelasnya.

Sanksi Tegas untuk Oknum Nakal

Rusman menegaskan bahwa pihaknya tidak segan memberi sanksi kepada pengawas maupun kontraktor yang tidak menjalankan tugasnya secara profesional.

Kalau ada oknum pengawas yang tidak bertanggung jawab, tentu akan kami tindaklanjuti. Bisa dikurangi jumlah pengawasannya, bahkan dihentikan sementara,” tegasnya.

Proyek Tidak Sesuai Jangan Dibayar

Pernyataan paling tegas disampaikan Rusman ketika menanggapi proyek-proyek yang dinilai tidak sesuai dengan perencanaan atau harapan.

Kalau fungsinya hilang, ya jangan dibayar. Masih ada masa pemeliharaan enam bulan ke depan, itu kesempatan untuk memperbaiki,” ujarnya lugas.

Harapan untuk Proyek yang Lebih Berkualitas

Menutup wawancara, Rusman menyampaikan harapannya agar para kontraktor di Karawang dapat bekerja lebih profesional dan menghadirkan proyek-proyek infrastruktur yang monumental, fungsional, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

(Ripai)

Berita Terkait

GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker
Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?
Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai
Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari
Dukungan Menguat, Ade Santi Resmi Daftar sebagai Calon PAW Kepala Desa Gempol Sari
Dion Surya Sukanda Nomor Urut 2 Menangkan Pemilihan Anggota BPD Karyasari dengan 36 Suara
Peringatan Keras Tim PAW Ade Santi, Mr. Kim: Panitia Diminta Jaga Independensi Pemilihan PAW Kades Gempolsari
Leni Marlina Nomor 3 Raih Suara Terbanyak, Terpilih sebagai Perwakilan Perempuan BPD Desa Gombongsari
Berita ini 26 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:40

Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Pertanyakan Dugaan Pengelolaan Dana Desa Kendaljaya Tahun Anggaran 2024–2025

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:21

Sinergi Membumi untuk Pendidikan Karawang: Program “Lapor Kang Cucu” Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pesantren Lestari Alam Qurani

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:18

Sosialisasi Satgas Citarum Harum 2026 Digelar di Dewisari, Fokus Normalisasi Sungai Cegah Banjir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:54

Wakil Ketua BPD Sindangmulya Pertanyakan Transparansi Dana BUMDes 2018–2026, Muncul Dugaan Pengelolaan Anggaran Bermasalah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:20

CCTV Dicuri Maling, Bos Alvin Mengaku Sudah Berkali-kali Kehilangan Barang di Empang Karyasari

Berita Terbaru