RSUD Jatisari Tegaskan Komitmen: Dana Bantuan Kemenkes Demi Tingkatkan Layanan, Bukan untuk Memperkaya Diri

- Penulis

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, M.Epid., M.M., FISQua, memberikan tanggapan resmi terkait adanya isu penggunaan dana bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang digelontorkan untuk sejumlah proyek pembangunan dan pengadaan fasilitas kesehatan di RSUD Jatisari Karawang.

Menurut dr. Anisah, bantuan dari Kemenkes berupa pembangunan gedung hingga belanja modal alat kesehatan merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah. Dana tersebut, kata dia, dipergunakan sepenuhnya sesuai peruntukan agar masyarakat Karawang, khususnya wilayah Jatisari, memperoleh akses layanan medis terbaik.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari Kementerian Kesehatan yang telah menggelontorkan anggaran demi fasilitas sarana dan prasarana RSUD Jatisari. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, rumah sakit bisa memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk warga sekitar,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan alat kesehatan maupun pembangunan sarana rumah sakit berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Semua mekanisme belanja dilakukan secara transparan, melalui sistem resmi yang sudah ditetapkan pemerintah, termasuk penggunaan E-Katalog.

“Kami tegaskan, tidak ada niat sedikit pun untuk memperkaya diri maupun kelompok tertentu. Setiap rupiah anggaran kami kelola dengan penuh tanggung jawab sesuai aturan. Justru ini menjadi kesempatan besar bagi RSUD Jatisari untuk berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan,” tegasnya.

Baca Juga:  Rumah Tidak Layak Huni di Cikeris Masih Belum Dibangun, Pemilik Harapkan Tindakan Cepat dari Dinas PRKP

Selain itu, pihak RSUD Jatisari juga menyampaikan apresiasi terhadap kritik serta masukan dari masyarakat, tokoh, maupun praktisi hukum. Kritik tersebut dipandang sebagai bentuk kepedulian publik yang sejalan dengan semangat transparansi dalam pengelolaan anggaran negara.

“Kritik yang disampaikan kepada kami sangat kami apresiasi sebagai bentuk kepedulian dan kontrol publik. InsyaAllah, kami akan terus melakukan evaluasi agar pelayanan yang kami berikan benar-benar maksimal dan bisa dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat, tanpa pandang bulu,” pungkasnya.

Lebih lanjut, dr. Anisah menambahkan bahwa RSUD Jatisari terus berkomitmen meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, sejalan dengan visi rumah sakit sebagai pusat layanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kualitas.

Dengan adanya kepercayaan dan dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan, RSUD Jatisari optimis dapat tumbuh menjadi rumah sakit daerah yang unggul, ramah pasien, serta mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Karawang secara menyeluruh. (LK)

 

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 57 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru