Karawang, Lintaskarawang.com – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, aktivis muda Karawang, sekaligus CEO Lintaskarawang.com, Nurdin Syam yang akrab disapa Mr. KiM, menyuarakan makna kemerdekaan yang sejati bagi masyarakat Karawang.
Menurutnya, kemerdekaan tidak seharusnya hanya dimaknai melalui upacara atau seremoni, tetapi harus hadir nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam sektor ketenagakerjaan. Ia menegaskan bahwa rakyat Karawang berhak mendapatkan kesempatan kerja tanpa harus terbebani biaya percaloan atau pungutan liar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Merdeka itu rakyat Karawang bisa bekerja gratis, merdeka tanpa percaloan,” tegas Mr. KiM dalam rilis resminya pada perayaan HUT RI ke-80, Sabtu (17/8/2025).
Ia menilai praktik percaloan tenaga kerja masih menjadi masalah serius yang mencederai keadilan dan membebani masyarakat pencari kerja. Dalam konteks Karawang sebagai daerah industri, praktik tersebut dianggapnya sebagai bentuk pengkhianatan terhadap semangat kemerdekaan.
Karena itu, Mr. KiM mendorong pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder industri untuk lebih tegas dalam menindak oknum-oknum yang memperjualbelikan kesempatan kerja. “Rakyat Karawang harus benar-benar merdeka dalam mendapatkan haknya untuk bekerja, tanpa biaya tambahan yang seharusnya tidak ada,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa semangat 17 Agustus 1945 adalah kebebasan dari segala bentuk penindasan. Maka, kemerdekaan ekonomi dan kesejahteraan pekerja wajib dijadikan prioritas di tengah derasnya arus investasi di Karawang.
Pesan yang disampaikan Mr. KiM ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan, khususnya para pemuda dan pencari kerja yang selama ini merasakan langsung dampak dari praktik percaloan.
Di akhir pernyataannya, dengan penuh semangat Mr. KiM kembali menyerukan makna kemerdekaan yang ia perjuangkan: “Merdeka… Itu rakyat Karawang bisa bekerja gratis! Merdeka… Tanpa percaloan!” (LK)













Tinggalkan Balasan