Karawang, Lintaskarawang.com — Dalam rangka mengenang dan memperingati Haul ke-55 Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Karawang dan Purwakarta menyelenggarakan kegiatan khidmat yang dipusatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Karawang. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting partai dan anggota legislatif dari berbagai tingkatan.
Hadir dalam kegiatan ini Pipik Taupik Ismail, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan serta Natala Sumedha, anggota DPRD Kabupaten Karawang sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan Karawang, bersama dengan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Karawang.
Dalam sambutannya, Pipik Taupik Ismail mengajak seluruh kader untuk meneladani semangat Bung Karno dan mengingatkan bahwa kekuatan perjuangan politik PDI Perjuangan harus selalu bersumber kepada kekuatan rakyat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setialah kepada sumbermu. Kekuatan kita harus tetap bersumber pada kekuatan rakyat. Jangan pernah padamkan apinya semangat rakyat, karena di situlah jiwa perjuangan Bung Karno terus hidup,tegas Pipik.
Peringatan ini menjadi momen penting untuk kembali merefleksikan ajaran Bung Karno sebagai sosok yang lahir dari proses sejarah yang panjang melalui pendidikan, penggemblengan, suka duka perjuangan, dan pengalaman hidup yang membentuknya menjadi pribadi yang tangguh dan visioner. Nilai-nilai seperti **kemanusiaan, kerelaan berkorban, optimisme, pengabdian, serta keberanian pantang mundur** menjadi warisan spiritual dan moral yang terus menginspirasi anak-anak bangsa.
Acara ini juga mengangkat kembali naskah terkenal Bung Karno, yaitu *Dedication of Life*, yang ditulis pada 10 September 1966, sebagai bentuk kesaksian hidupnya dalam pengabdian:
Hanya kebahagiaanku adalah mengabdi kepada Tuhan, kepada Tanah Air, kepada bangsa. Itulah dedication of life-ku.
Sementara itu, Natala Sumedha dalam pesannya menyampaikan bahwa momen haul ini bukan hanya acara seremonial, melainkan peneguhan komitmen ideologis seluruh kader PDI Perjuangan untuk terus memperjuangkan keadilan sosial dan kedaulatan rakyat sesuai cita-cita Bung Karno.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk almarhum Bung Karno serta harapan akan terwujudnya Indonesia Raya yang sejati—merdeka lahir dan batin. Seluruh peserta yang hadir menyatakan tekad untuk menjaga api perjuangan tetap menyala dalam menghadapi tantangan zaman.
Terima kasih Bung Karno, atas dedikasi dan pengabdianmu. Engkau akan selalu menjadi inspirasi perjuangan kami.
Merdeka 🇮🇩
(Ripai)













Tinggalkan Balasan