Air Citarum Berubah Warna Biru, DLH Karawang Temukan Sumber Pencemaran dari PT Pindo Deli 1

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 14:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Poto media sosial @karawanginfo_opicial

Sumber Poto media sosial @karawanginfo_opicial

Karawang, Lintaskarawang.com – Masyarakat Karawang digegerkan dengan fenomena berubahnya warna air Sungai Citarum menjadi biru pada Sabtu, 21 Juni 2025. Kejadian ini sempat viral di berbagai media sosial dan menjadi perbincangan hangat di tengah kekhawatiran warga akan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang langsung bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat dengan menerjunkan tim Patroli Sungai ke lokasi. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa penyebab utama perubahan warna air berasal dari salah satu pabrik besar yang berada di sisi sungai, yakni PT Pindo Deli 1.

Dalam keterangan resminya, DLH Karawang menyebutkan bahwa PT Pindo Deli 1 saat itu sedang memproduksi kertas berwarna biru. Limbah dari proses produksi tersebut dibuang melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik perusahaan, namun proses pengolahan tersebut belum sepenuhnya mampu menghilangkan pigmen warna biru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Limbah tersebut memang sudah melalui IPAL, namun pigmennya belum sepenuhnya terurai sehingga saat dibuang masih meninggalkan warna biru,” ungkap Kepala DLH Karawang saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi.

Pihak PT Pindo Deli 1 telah mengakui hal tersebut dan melakukan tindakan darurat dengan menampung sementara air limbah berwarna biru di kolam penampungan. Mereka juga mengaku telah melakukan proses tambahan menggunakan decoloring agent untuk menghilangkan warna sebelum air tersebut dilepas ke sungai.

Baca Juga:  Pemkab Karawang Gelar Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional

DLH Kabupaten Karawang memastikan bahwa untuk sementara tidak ada lagi pembuangan limbah berwarna biru ke Sungai Citarum. “Kami memastikan pengawasan ketat dilakukan dan perusahaan telah kami minta menghentikan sementara pembuangan hingga warna limbah benar-benar hilang,” tegas Kepala DLH.

Lebih lanjut, DLH Karawang juga telah melaporkan kasus ini ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat. Hal ini dilakukan mengingat perizinan serta penindakan terhadap pelanggaran lingkungan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

DLH Provinsi Jawa Barat dijadwalkan akan melakukan verifikasi lapangan (verlap) ke PT Pindo Deli 1 pada Minggu, 22 Juni 2025. Kegiatan ini akan dilakukan bersama DLH Karawang untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali dan langkah pemulihan sungai segera dilakukan.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku industri di sepanjang Sungai Citarum agar lebih bertanggung jawab terhadap limbah yang dihasilkan. Pemerintah daerah menegaskan akan terus mengawasi secara ketat setiap aktivitas industri yang berpotensi mencemari lingkungan.

(LK)

 

Berita Terkait

16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
Berita ini 59 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:50

Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:30

Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:01

Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total

Senin, 8 Juni 2026 - 09:24

Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:34

Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:52

Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:38

Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:12

Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras

Berita Terbaru