Drainase Yang Jebol Didusun Peundeuy Jayakerta Sudah Diperbaiki

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 06:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2025 untuk sektor belanja pembangunan mulai berjalan sejak akhir Mei lalu. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara optimal. Namun, persoalan teknis di lapangan masih menjadi tantangan serius.

Salah satu proyek yang mendapat sorotan adalah kegiatan rehabilitasi bendung irigasi dan saluran drainase di Dusun Peundeuy, RT 16 RW 06, Desa Ciptamarga, Kecamatan Jayakerta. Proyek yang dikerjakan pada Tahun Anggaran 2024 tersebut sempat jebol dan menimbulkan reaksi dari masyarakat yang meminta perbaikan segera.

Menanggapi hal ini, pemerhati kebijakan publik Karawang, Dodi Irawan, memberikan pandangan kritisnya. Ia menyebutkan bahwa luasnya wilayah Kabupaten Karawang serta besarnya anggaran pembangunan yang harus dikawal menjadi tantangan berat bagi SDM pengawasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Luas wilayah dan besarnya anggaran untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan drainase di Karawang sangat besar. Tapi SDM-nya terbatas dan lokasi proyek seringkali saling berjauhan. Jadi wajar jika pengawas lapangan bisa keteteran,” ujarnya, Senin (16/6/2025).

Baca Juga:  Bongkar! Oknum Bank di Karawang Diduga Tilep Dana KUR Hingga Puluhan Juta

Terkait proyek yang jebol di Ciptamarga, Dodi menilai hal tersebut bukan murni karena kelalaian penyedia jasa. “Yang terpenting, penyedia jasa sudah bertanggung jawab melakukan perbaikan. Sehingga tidak menimbulkan kerugian negara,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa kejadian tersebut bukan bagian dari kesengajaan. “Saya yakin tidak ada penyedia jasa yang mau bekerja asal-asalan karena justru akan merugikan mereka sendiri. Peristiwa jebol itu bisa terjadi karena faktor alam atau di luar prediksi teknis,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dodi menyoroti sistem pengadaan yang menggunakan mekanisme Penunjukan Langsung (PL). Menurutnya, praktik ini masih bisa diterima karena keterbatasan anggaran dan banyaknya aspirasi masyarakat.

“Pemecahan kegiatan menjadi PL itu hal biasa. Karena usulan dari masyarakat melalui Musrenbang atau reses anggota DPRD jumlahnya sangat banyak. Jadi Bappeda harus bijak dalam merasionalisasi usulan berdasarkan prinsip keadilan pembangunan,” pungkasnya.

Situasi ini menjadi pengingat bagi Pemkab Karawang agar pengawasan dan perencanaan pembangunan harus diperkuat, terutama di wilayah-wilayah yang rentan terhadap kendala teknis dan geografis. (***)

 

Berita Terkait

Temuan Pertama Oriental Honey-Buzzard Berbiak di Pegunungan Sanggabuana, Jadi Indikator Penting Kawasan Konservasi
BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC
Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Berita ini 12 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru