Karawang, Lintaskarawang.com — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, H. Jalal Abdul Nasir, .AK, melaksanakan kunjungan kerja perseorangan dalam rangka reses di Yayasan Dakwah Amal An Nadzifah, Kegiatan ini menjadi titik kelima dari total target 90 titik kunjungan selama masa jabatanya, pada sabtu, (07/06/25).
Dengan mengusung tema Memperkokoh UMKM dan Meningkatkan Silaturahmi, Jalal menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, melebihi batas minimal delapan kali reses yang diatur secara resmi.
“Saya ingin lebih sering turun langsung ke masyarakat, minimal setiap Sabtu dan Ahad,” ujar Jalal di hadapan para peserta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, Jalal juga membagikan pengalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke Belanda pada April lalu. Ia menyoroti rendahnya tingkat korupsi, minimnya kriminalitas, dan tingginya penghormatan terhadap pejalan kaki di negara tersebut.
“Meskipun mayoritas penduduk Belanda adalah ateis, saya melihat banyak nilai-nilai islami yang diterapkan. Itu mendorong saya agar Indonesia bisa menjadi negara teladan,” ucapnya.
Acara ini dihadiri oleh lima komunitas UMKM dari wilayah Dapil VII Jawa Barat, termasuk dari Karawang. Jalal menyebut bahwa kemajuan sebuah negara dapat dilihat dari daya saing dan pemberdayaan sektor UMKM-nya. Ia berharap kunjungannya dapat memberikan semangat baru bagi pelaku UMKM, khususnya di Karawang.
Salah satu perwakilan peserta, Tyo, Wakil Ketua Komunitas Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA), mengungkapkan bahwa saat ini jumlah pelaku UMKM di Karawang baru mencapai sekitar 0,9% dari total penduduk yang berjumlah 2,7 juta jiwa.
“KERSA hadir sebagai wadah bagi pelaku UMKM, dengan dukungan lembaga bantuan hukum (LBH) untuk urusan legalitas, kemasan, hingga pemasaran,” jelas Tyo.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran langsung anggota DPR RI.
“Alhamdulillah, kami bisa langsung bertemu Pak Jalal. Ini jadi kebanggaan tersendiri dan menumbuhkan harapan besar agar UMKM di Karawang makin berkembang,” tandasnya. (Dit)


















