Mr. KiM Desak Pemerintah Hadir Tangani Limbah Tinja: “Ini Bukan Masalah Sepele, Jangan Diabaikan”

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 03:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Karawang, Lintaskarawang.com – Aktivis Karawang sekaligus CEO Lintas Karawang, Nurdin Syam atau yang akrab disapa Mr. KiM, mengkritisi ketidaksiapan pemerintah daerah dalam menangani limbah tinja. Meski pelaku usaha sedot tinja telah mengantongi izin resmi dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), namun hingga kini tidak ada solusi konkrit mengenai tempat pembuangan yang layak dan ramah lingkungan.

“Pelaku usaha diberi izin, tapi tidak disediakan tempat pembuangan. Ketika mobil sedot tinja terpaksa membuang ke irigasi TPS, langsung dipermasalahkan oleh pihak tertentu. Ini kan lucu,” ujar Mr. KiM, Selasa (6/5/2025).

Ia menggambarkan betapa vital dan ironisnya persoalan ini. “Dari awal saja, kalau isi perut kita tidak dikeluarkan, itu siksaan. Tapi setelah keluar, malah tidak dilirik. Padahal ini bisa jadi CUAN kalau mau sedikit berpikir,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, limbah tinja memiliki potensi besar sebagai bahan baku pupuk organik berkualitas dan bahkan dapat dikembangkan menjadi energi alternatif berupa biogas. Namun sejauh ini belum ada ketertarikan atau upaya serius dari pemerintah maupun swasta untuk mengelola limbah ini secara modern.

“T4i (tinja) itu bahan baku yang belum dilirik saat ini. Padahal kalau dibahas serius, ini luar biasa nilainya. Bisa jadi sumber energi masa depan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kepala Desa Purwasari Tinjau Langsung Lokasi Rencana Pengecoran Jalan di Dusun 3 Warung Kebon Barat

Mr. KiM menyarankan agar pemerintah Karawang melakukan studi banding atau kunjungan kerja (kungker) ke Provinsi Bali, yang menurut data telah sukses dalam pengelolaan limbah tinja secara terpadu.

“Di Bali itu pengelolaannya bagus. Coba kungker ke sana, belajar ilmunya, jangan malu. Jangan terus abai terhadap hal penting seperti ini,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, dinas teknis, hingga legislatif. “Ini seharusnya jadi perhatian dewan yang membidangi dan dinas terkait. Jangan cuek. Harus ada solusi bersama,” tambahnya.

Mr. KiM juga mendorong agar pemerintah segera membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) khusus untuk tinja. Setelah itu, perlu diterapkan sanksi administratif bagi pelaku penyedotan tinja ilegal dan mereka yang membuang tidak pada tempat yang ditentukan.

“IPAL harus dibuat. Kalau sudah ada, baru beri sanksi tegas bagi penyedot ilegal. Ini penting demi kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Ia menutup dengan sindiran tajam bahwa setiap orang, termasuk pejabat, membuang tinja setiap hari, namun ketika persoalan limbah dibahas, justru dianggap sepele. “Semua orang, dari rakyat kecil sampai pejabat, tiap hari pasti buang tinja. Tapi giliran bahas limbahnya, pada cuek. Ini realita yang harus diubah,” pungkas Mr. KiM. (LK)

Berita Terkait

Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta
Berita ini 27 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:44

DPMD dan Dinsos Karawang Perkuat Sinergi Bersama Karang Taruna, Wujudkan LKD yang Aktif, Mandiri, dan Berdaya

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:29

DPRD Karawang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Proyeksi KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Efisiensi Anggaran

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:30

Bupati Aep Tinjau Gebyar PATEN di Karawang Barat, Salurkan Bansos dan Resmikan Program Pembangunan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Berita Terbaru