RDP Kasus Dugaan Malpraktik Kintan Juniasari, LBH Cakra dan Komisi IV DPRD Karawang Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 07:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kasus dugaan malpraktik yang menimpa almarhumah Kintan Juniasari digelar oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Jum’at (2/5/2025), dengan menghadirkan berbagai pihak terkait. Hadir dalam forum tersebut LBH Cakra sebagai kuasa hukum keluarga korban, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Dinas Tenaga kerja, BPJS, UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan, perwakilan Rumah Sakit Fikri Medika, PT Chang Shin, serta Forum Peduli Kintan.

Dalam rapat tersebut, Dadi Mulyadi, SH, dari LBH Cakra menyoroti pentingnya transparansi dari pihak medis. Ia menegaskan bahwa masyarakat awam tidak memiliki kapasitas untuk mengintervensi tindakan medis, namun menuntut kejujuran dalam setiap pernyataan medis yang disampaikan.

“Kami butuh kejujuran dalam pernyataan medis. Yang tahu tentang proses penanganan medis adalah pihak medis sendiri, dan oleh karena itu kami meminta dibentuknya tim pencari fakta yang independen,” ujar Dadi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, H. Asep syarifudin yang akrab disapa Asep Ibe, Ia menegaskan bahwa pandangannya bukan bentuk ketidakpercayaan terhadap dunia medis, melainkan tanggapan atas keluhan keluarga korban yang sejak awal tidak menerima informasi medis secara lengkap dan utuh.

Baca Juga:  Pendistribusian Logistik Pemilu Dimulai, Ketua KPPS Adiarsa Timur Pimpin Pembukaan Kotak Tertutup

“Saya bukan tidak percaya pada dunia medis, tapi kita bicara dari sudut pandang keluarga yang merasa tidak mendapat laporan detail sejak awal proses hingga tindakan medis dilakukan,” ujarnya.

Keluarga korban juga menyampaikan bahwa mereka tidak pernah menerima salinan rekam medis yang jelas sejak awal penanganan hingga proses operasi dengan bius total dilakukan terhadap Kintan. Mereka hanya memperoleh hasil rontgen dan surat keterangan kematian tanpa penjelasan yang memadai.

Dari hasil RDP tersebut, Komisi IV DPRD Karawang mendorong semua pihak untuk bersikap terbuka demi mengungkap kebenaran atas kasus ini. Komisi juga mempertimbangkan pembentukan tim pencari fakta guna memastikan akuntabilitas dan keadilan bagi keluarga korban.

Masyarakat Peduli Kintan yang hadir turut memberikan dukungan moril kepada keluarga, sembari berharap agar kasus ini tidak berakhir tanpa kepastian hukum dan kejelasan medis. (LK)

Berita Terkait

GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Perekrutan Tenaga Kerja PT Chang Shin
Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Berita ini 18 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:07

LBH GABBAR Surati BAPENDA Karawang, Minta Klarifikasi Pengelolaan Pajak Daerah dan Upah Pungut

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:03

Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Berita Terbaru