Ungkap Dalang Penganiayaan Wartawan di Subang, Praktisi Hukum Angkat Bicara

- Penulis

Kamis, 10 April 2025 - 05:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Rl.jerri S, S.H., praktisi hukum mengecam pengeroyokan wartawan subang

Poto Rl.jerri S, S.H., praktisi hukum mengecam pengeroyokan wartawan subang

Subang, Lintaskarawang.com — Kasus penganiayaan terhadap jurnalis Hadi Hadrian (46) dari media hadejabar.com menuai sorotan publik. Insiden terjadi satu hari lalu saat korban tengah menjalankan tugas jurnalistik di sebuah lokasi peternakan ayam di Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang.

Hadi diduga dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal di area kandang ayam tersebut. Akibat penganiayaan itu, ia harus menjalani perawatan intensif di RSUD Subang.

Menanggapi peristiwa ini, praktisi hukum RL Jeri S., S.H., menyatakan keprihatinannya dan meminta aparat penegak hukum untuk mengungkap dalang di balik aksi kekerasan terhadap insan pers tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mendengar kejadian tersebut, saya turut berduka atas apa yang menimpa saudara Hadi. Saya prihatin atas tindak main hakim sendiri yang dialaminya saat menjalankan tugas jurnalistik di lokasi kandang ayam di Subang,” ujar Jeri kepada awak media, Kamis (10/4/25).

Ia juga mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang berhasil menangkap beberapa pelaku pengeroyokan dalam waktu singkat.

“Saya ucapkan apresiasi untuk jajaran kepolisian Polres Subang, khususnya Unit Jatanras Reserse yang telah berhasil membekuk para pelaku. Terima kasih, Polres Subang. Salam presisi,” tegasnya.

Baca Juga:  Polsek Klari Bantah Tudingan Lalai Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan, Proses Hukum Terus Berjalan

Lebih lanjut, Jeri menekankan bahwa tidak ada satu pun warga negara yang kebal hukum. Ia meminta aparat untuk membongkar siapa pun yang menjadi otak di balik aksi kekerasan tersebut.

“Pelanggar hukum harus ditindak tegas. Bongkar siapa pun otak atau dalangnya, agar mempertanggungjawabkan perbuatannya. Biar jadi pelajaran bagi siapa pun agar tidak mudah melakukan kekerasan dalam menyelesaikan masalah,” tandasnya.

Jeri juga mengingatkan bahwa profesi wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Wartawan itu dilindungi hukum. Dalam Pasal 4 UU Pers disebutkan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Pers nasional berhak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan serta informasi,” ucapnya.

Tak hanya itu, Jeri juga meminta pemerintah daerah untuk menelusuri legalitas operasional kandang ayam tempat kejadian berlangsung.

“Kepada instansi terkait di Pemerintahan Kabupaten Subang, saya minta agar dilakukan pengecekan terhadap izin usaha kandang ayam tersebut. Bila terbukti ilegal, beri tindakan tegas. Tutup usahanya bila perlu,” tegasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut guna mengungkap motif serta aktor intelektual di balik penganiayaan terhadap jurnalis Hadi Hadrian.

Penulis : Aan

Berita Terkait

Audiensi Memanas! Dugaan Mobil Aset Desa Klari Dijaminkan ke Adira, Warga Desak Kades Buka Suara
Harga Makam Naik 20 Kali Lipat dalam 17 Tahun, Keluarga Mulai Siapkan Lahan Sejak Dini
Naik Kelas, Produk UMKM Karawang Berhasil Menembus Jaringan Ritel Modern Alfamart
Sama-Sama Menyampaikan Informasi, JBN Karawang Jelaskan Perbedaan Pers dan Konten Kreator
Pemdes Rengasdengklok Selatan Tunjukkan Kepedulian, Limbah Eceng Gondok Mulai Diangkut
Perlunya Melibatkan Pers dalam Tim Pembangunan Daerah, Ini Dasarnya..
Menangis Minta Dipulangkan dari Qatar, Rena Asal Karawang Mengaku Diminta Bayar Rp50 Juta
Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti
Berita ini 61 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:31

Audiensi Memanas! Dugaan Mobil Aset Desa Klari Dijaminkan ke Adira, Warga Desak Kades Buka Suara

Kamis, 5 November 2026 - 05:06

Harga Makam Naik 20 Kali Lipat dalam 17 Tahun, Keluarga Mulai Siapkan Lahan Sejak Dini

Kamis, 5 November 2026 - 05:00

Naik Kelas, Produk UMKM Karawang Berhasil Menembus Jaringan Ritel Modern Alfamart

Senin, 2 November 2026 - 12:38

Sama-Sama Menyampaikan Informasi, JBN Karawang Jelaskan Perbedaan Pers dan Konten Kreator

Minggu, 1 November 2026 - 11:12

Perlunya Melibatkan Pers dalam Tim Pembangunan Daerah, Ini Dasarnya..

Minggu, 1 November 2026 - 08:28

Menangis Minta Dipulangkan dari Qatar, Rena Asal Karawang Mengaku Diminta Bayar Rp50 Juta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Berita Terbaru