Komisi II DPRD Karawang Kunjungi DISNAKERTRANS Bahas Target PAD dari IMTA

- Penulis

Rabu, 12 Februari 2025 - 10:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 11 Februari 2025, Komisi II DPRD Kabupaten Karawang melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS) guna membahas target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) untuk tahun 2025.

Bertempat di kantor DISNAKERTRANS, pertemuan ini dihadiri oleh jajaran dinas terkait dan anggota Komisi II DPRD Karawang. Dalam diskusi tersebut, DPRD menyoroti pentingnya optimalisasi pendapatan dari sektor ketenagakerjaan, khususnya dari retribusi IMTA, sebagai salah satu sumber PAD yang potensial bagi daerah.

Sekretaris Komisi II DPRD Karawang menegaskan bahwa pada akhir tahun 2024, anggaran murni untuk tahun 2025 telah disepakati. Namun, anggaran tersebut mengalami perubahan akibat keluarnya Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025, yang berpengaruh terhadap struktur pendapatan dan belanja daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan bahwa target PAD dari retribusi IMTA dapat terealisasi sesuai yang telah direncanakan, terutama dengan adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat,” ujar Sekretaris Komisi II DPRD Karawang.

Baca Juga:  Petani Karawang Keluhkan Masalah Saluran Air dan Eceng Gondok, Minta Solusi dari Pemerintah

Selain membahas target PAD, DPRD Karawang juga meminta agar pemerintah daerah lebih transparan dalam proses penganggaran, terutama menyangkut kebijakan yang berdampak langsung pada pelayanan publik. Transparansi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta efektivitas penggunaan anggaran daerah.

Dalam kesempatan yang sama, pihak DISNAKERTRANS menjelaskan bahwa mereka terus berupaya meningkatkan sistem pengelolaan retribusi IMTA agar lebih efisien dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dinas juga akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna mengoptimalkan pemasukan dari sektor ketenagakerjaan.

DPRD Karawang menekankan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif harus diperkuat untuk memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Mereka juga berjanji akan terus mengawal proses penganggaran agar tidak ada kebocoran atau penyalahgunaan dana yang dapat merugikan daerah.

Kunjungan kerja ini menjadi langkah awal dalam evaluasi dan perencanaan PAD tahun 2025. DPRD Karawang berharap, dengan adanya pembahasan ini, pendapatan daerah dari retribusi IMTA dapat meningkat, sehingga turut berkontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Karawang. (LK)

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 17 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru