Mr. KiM Soroti Pabrik di Karawang yang Tak Laporkan Lowongan Kerja ke Disnaker

- Penulis

Kamis, 16 Januari 2025 - 12:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com– CEO Media Lintas Karawang yang juga aktivis Karawang, Mr. KiM, menyoroti adanya beberapa pabrik di Kabupaten Karawang yang diduga tidak melaporkan pembukaan lowongan kerja ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Hal ini dianggap bertentangan dengan program pemerintah daerah yang bertujuan memprioritaskan tenaga kerja lokal melalui sistem Info Loker Online.

Menurut Mr. KiM, sistem Info Loker Online yang diterapkan Pemkab Karawang memiliki tujuan jelas, yaitu memastikan bahwa putra-putri asli Karawang mendapat prioritas dalam penerimaan tenaga kerja. Melalui sistem ini, pelamar dari luar Karawang akan otomatis tertolak jika tidak memiliki KTP Karawang.

“Kami mendapat informasi bahwa ada beberapa pabrik yang tidak melaporkan lowongan kerja mereka ke Disnaker. Jika ini benar terjadi, maka hal tersebut bertentangan dengan kebijakan pemerintah daerah,” ujar Mr. KiM pada Kamis (16/1)2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan investigasi langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Jika ditemukan bukti bahwa pabrik-pabrik tersebut memang tidak melaporkan lowongan kerja mereka, maka ia akan meminta Disnaker Karawang untuk mengambil tindakan tegas.

Baca Juga:  Pengamat UGM: Kerugian Negara Akibat Tambang Nikel di Raja Ampat Bisa Lampaui Kasus PT Timah

“Jika dalam investigasi kami terbukti ada pabrik yang tidak melaporkan lowongan kerja, maka saya meminta Dinas Tenaga Kerja untuk bersikap tegas terhadap mereka,” tegasnya.

Program prioritas tenaga kerja lokal ini merupakan salah satu janji kampanye Bupati Karawang terpilih yang berkomitmen untuk melanjutkan kebijakan pemerintah daerah dalam mengatasi pengangguran. Oleh karena itu, setiap perusahaan diharapkan mengikuti aturan dengan melaporkan setiap pembukaan lowongan kerja kepada Disnaker.

“Jangan sampai kebijakan baik ini diabaikan. Kami akan terus mengawal agar tenaga kerja lokal Karawang benar-benar mendapat prioritas seperti yang dijanjikan,” pungkas Mr. KiM.

Atas laporan ini, masyarakat Karawang juga diharapkan turut serta dalam mengawasi dan melaporkan jika ada perusahaan yang tidak mengikuti aturan demi memastikan peluang kerja tetap terbuka bagi warga lokal. (LK)

 

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 23 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru