Bau Gas Mengganggu Proses Belajar, SDN Tanjungpura IV Keluhkan Aktivitas PT Arbith Energy Perkasa

- Penulis

Rabu, 20 November 2024 - 04:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Bau gas menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pengisian gas PT Arbith Energy Perkasa mendapat keluhan serius dari SDN Tanjungpura IV. Aroma gas ini tidak hanya menghambat proses belajar mengajar, tetapi juga berdampak pada kesehatan siswa, khususnya di kelas 4 dan 5 yang letak ruangan berdekatan dengan PT Arbith Energy Perkasa.

Menurut keterangan wali kelas 4, E, dan wali kelas 5, R, bau tersebut mulai dirasakan oleh siswa sejak Sabtu, 2 November 2024. “Beberapa siswa mengeluhkan pusing akibat bau menyengat. Bahkan pada Senin, 4 November hingga Selasa, 5 November, seorang siswa kelas 4 muntah-muntah,” ungkap E.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, pihak sekolah, bersama penjaga sekolah dan Ketua RT 08, Edi, langsung mendatangi PT Arbith Energy Perkasa. Dalam pertemuan dengan Manager PT Arbith Energy Perkasa, Iwan, pihak sekolah meminta agar pengisian gas dilakukan di luar jam belajar. “Kami sepakat secara lisan untuk menyusun surat kesepakatan bersama sebagai langkah awal menyelesaikan masalah ini,” tambah E.

Lurah Tanjungpura, Yeni, yang mengetahui masalah ini melalui media sosial, segera turun ke lokasi untuk memeriksa situasi. “Kami akan mencari solusi dengan mempertemukan pihak sekolah dan perusahaan, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Yeni pada Rabu (20/11).

Bau gas menyengat ini dianggap sangat berbahaya, tidak hanya mengganggu kenyamanan siswa saat belajar, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan mereka. Pihak sekolah berharap PT Arbith Energy Perkasa dapat segera mengambil tindakan konkret untuk mengatasi permasalahan ini, demi mendukung kelancaran kegiatan pendidikan.

Selain itu, muncul pertanyaan terkait izin operasional SPBE pengisian gas di lingkungan tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, masyarakat sekitar juga telah lama mengeluhkan bau gas menyengat yang muncul pada waktu-waktu tertentu. Hal ini memunculkan dugaan adanya kongkalikong dalam proses penerbitan izin usaha yang memungkinkan perusahaan beroperasi di dekat fasilitas pendidikan.

Pihak terkait diharapkan dapat menyelidiki lebih lanjut dan memastikan adanya regulasi yang tegas untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.***

 

Berita Terkait

Temuan Pertama Oriental Honey-Buzzard Berbiak di Pegunungan Sanggabuana, Jadi Indikator Penting Kawasan Konservasi
BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC
Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Berita ini 80 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru