Proyek Peningkatan Jalan di Rengasdengklok Diduga Menyimpang dari RAB

- Penulis

Jumat, 20 September 2024 - 09:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, lintaskarawang.com – Proyek peningkatan jalan poros Dusun Telukbunder, Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, yang dikerjakan oleh CV Langit Rajawali, diduga menyimpang dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan. Dugaan tersebut muncul karena penggunaan besi untuk tulangan beton yang tidak sesuai standar, serta jumlah cincin yang tidak memadai dan adanya pengurangan volume material.

Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek, tertera jelas bahwa proyek ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), dengan panjang jalan 116 meter, lebar 4 meter, dan nilai kontrak sebesar Rp189.540.000. Proyek tersebut bersumber dari APBD 2024. Namun, hasil pantauan di lapangan menunjukkan kejanggalan pada tinggi cor beton yang bervariasi antara 0,18 hingga 0,19 meter, padahal seharusnya mencapai 0,20 meter sesuai spesifikasi.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, AM, mengkritik keras pekerjaan tersebut. “Besi untuk tulangan beton hanya ada 20 pasang, padahal seharusnya ada 23 pasang untuk panjang 116 meter. Pengawasan dari dinas terkait seharusnya lebih ketat, jika ada penyimpangan seperti ini, harus ditindak tegas dan diberikan sanksi,” tegas AM kepada awak media, Kamis (19/9).

Salah satu pekerja di lokasi, Udin Jabrig, mengungkapkan bahwa dirinya hanya mengikuti perintah mandor dalam pelaksanaan proyek tersebut. “Untuk volume lebar 4 meter dan tinggi seharusnya 0,20 meter. Saya hanya bekerja di bawah arahan mandor Akri, tapi mandor saat ini tidak ada di lokasi,” ujarnya singkat.

Pengawas dari CV Langit Rajawali, Suhendi, juga memberikan keterangan terkait kesalahan pada papan informasi proyek tersebut. “Volume tinggi yang tertera memang keliru, seharusnya tinggi beton 0,20 meter, sedangkan lebar bangunan adalah 4 meter,” jelas Suhendi.

Namun hingga berita ini diturunkan, pihak mandor, pelaksana CV Langit Rajawali, serta pengawas dari DPUPR belum dapat dihubungi untuk memberikan keterangan resmi terkait permasalahan ini. Masyarakat berharap agar proyek ini dapat segera ditangani dengan lebih baik agar kualitas pembangunan jalan di daerah tersebut sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. (Red)

 

Berita Terkait

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang
Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF
Berita ini 28 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:50

Karang Taruna Karawang Matangkan Empat Agenda Strategis 2026, Fokus Konsolidasi hingga Regenerasi Organisasi

Berita Terbaru