GMPI Kecam Keras Kekerasan Terhadap Anggota Ormas Islam di Tengah Polemik Nasab ba-Alawi

- Penulis

Minggu, 11 Agustus 2024 - 12:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurdin Syam (Mr Kim) Humas DPP GMPI

Nurdin Syam (Mr Kim) Humas DPP GMPI

Karawang, Lintaskarawang.com – Karawang menjadi sorotan setelah pemberitaan mengenai penolakan nasab ba-Alawi meluas hingga ke berbagai wilayah, termasuk Rengasdengklok. Polemik ini tak hanya menimbulkan perdebatan sengit, tetapi juga berujung pada tindakan kekerasan yang sangat disayangkan oleh berbagai pihak.

Keluarga besar Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan tegas mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap salah satu anggota Ormas Islam pada Sabtu malam (10/8/2024). Insiden tersebut terjadi saat anggota Ormas tersebut sedang mendampingi seorang Kyai untuk mengisi acara di wilayah Rengasdengklok, Karawang.

“Kami meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menangkap pelaku kekerasan tersebut, apapun motifnya. Tindakan kekerasan semacam ini tidak dapat dibiarkan begitu saja,” tegas Humas DPP GMPI dalam pernyataan resminya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, GMPI juga memberikan peringatan kepada kedua belah pihak yang terlibat dalam polemik nasab ba-Alawi. “Kepada yang menolak ba-Alawi, jangan memprovokasi mereka yang mendukung. Dan kepada yang mendukung ba-Alawi, jangan menyulut pihak yang menolak. Situasi ini sangat sensitif dan bisa merusak persatuan kita,” tambahnya.

Baca Juga:  Target Pembangunan Rutilahu di Karawang Tahun 2024 Mencapai 1.904 Unit dengan Anggaran 89.297.600.000

GMPI menegaskan bahwa siapapun yang berusaha merusak kondusifitas di Karawang hanya karena perbedaan pandangan mengenai nasab ba-Alawi, akan berhadapan dengan mereka, serta seluruh Ormas dan LSM yang mencintai keutuhan NKRI.

“Kami akan berdiri di garis depan bersama warga masyarakat Karawang yang berkomitmen menjaga keutuhan persatuan bangsa ini,” ujarnya.

GMPI juga mengingatkan bahwa menjaga keutuhan persatuan anak bangsa adalah tugas dan tanggung jawab semua pihak. Tidak ada yang berhak merusak kedamaian di Karawang hanya karena perbedaan pendapat.

“Merah Putih adalah simbol persatuan kita. Karawang harus tetap aman dan damai. Mari jaga kondusifitas bersama demi masa depan bangsa yang lebih baik,” tutup pernyataan tersebut.

GERAKAN MILITANSI PEJUANG INDONESIA kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban dan kedamaian di Karawang, serta menyerukan semua pihak untuk bersikap bijaksana dalam menyikapi perbedaan yang ada. [Red]

 

Berita Terkait

Respons Cepat dan Humanis, Dirut RSUD Jatisari Temui Keluarga Pasien dan Jadikan Evaluasi Pelayanan IGD
DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak
Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Forklift Tersangkut di Flyover Bypass Karawang, Lalu Lintas Sempat Tersendat
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara
Diduga Proyek Rutilahu Bermasalah Warga Soroti Ketiadaan Papan Informasi dan Material Tidak Sesuai
Berita ini 29 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 05:24

Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:44

Remaja Putri di Karawang Diduga Dikeroyok Tiga Rekan Sebaya, Polisi Lakukan Penyelidikan

Senin, 9 Februari 2026 - 09:23

Sawah 9 Hektare Raib dari Penguasaan Pemilik, Dugaan Penggelapan Dilaporkan ke Polres Karawang

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:05

Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Kecam Perburuan Liar di Hutan Sanggabuana, Desak Penegakan Hukum Tegas

Rabu, 21 Januari 2026 - 02:40

MK Kabulkan Uji Materi UU Pers, Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana Atas Karya Jurnalistik

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:56

Ujang Suhana Minta Oknum Penyalahguna Izin THM Holywings Diproses Hukum

Jumat, 19 Desember 2025 - 02:33

Diduga Pungli Berkedok Raport, SDN Sampalan 1 Disorot Langgar Juknis BOS

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:09

Oknum Petugas PLN Karawang Diduga Mainkan kWh Ilegal, Negara dan Warga Dirugikan

Berita Terbaru