Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Pantai Sayang Heulang, Warga Diminta Waspada

- Penulis

Minggu, 28 April 2024 - 00:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bripda Faisal dari anggota Polsek Pameungpeuk

Bripda Faisal dari anggota Polsek Pameungpeuk

Garut, Lintaskarawang.com – Pada pukul 23:29:47 WIB, sebuah gempa bermagnitudo 6,5 SR mengguncang Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer dengan pusat gempa berlokasi di 8,42 LS dan 107,26 BT, sekitar 151 kilometer barat daya Kabupaten Garut. Dikutip laman resmi BMKG (27/4)

Menurut laporan Bripda Faisal dari anggota Polsek Pameungpeuk, situasi pasca gempa di Pantai Sayang Heulang menunjukkan bahwa air laut mengering, namun segera pasang kembali. Namun, tidak ada ciri-ciri bencana alam tsunami. “Untuk sementara tidak ada ciri-ciri bencana alam tsunami untuk pengunjung. Tetap waspada siaga akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Bripda Faisal.

Gempa ini membuat sebagian besar warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah. “Kami merasakan getaran yang cukup kuat dan langsung keluar rumah. Kami masih merasa khawatir dengan adanya gempa susulan,” ungkap salah seorang warga setempat.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan materiil akibat gempa ini. Namun, tim dari BPBD setempat telah bergerak cepat untuk melakukan evaluasi dan penanganan bencana.

BMKG juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang namun waspada. Mereka diminta untuk mengikuti perkembangan informasi lebih lanjut dari BMKG dan instansi terkait lainnya.

Meskipun belum ada laporan adanya kerusakan yang signifikan, BMKG meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang bisa terjadi. (Red)

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja
Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras
Berita ini 6 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:19

TOKO SUBUR TELOR DILAPORKAN JUAL MINYAK GORENG CURAH TANPA LEBEL SNI & MERK

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:54

Dewan Tani H. Karsim Dengarkan Keluhan Petani Sekarwangi, Soroti Krisis Air Irigasi hingga Serangan Hama Tikus

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:47

Diduga Tidak Netral, Aktivis Laskar NKRI Soroti Pencalonan BPD Perwakilan Perempuan di Desa Gombongsari

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:46

Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:05

Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00

Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 10:13

GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang

Senin, 13 Juli 2026 - 01:02

Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat

Berita Terbaru