Bimbingan Kemenku HAM Fokuskan Aspek Strategi Pencegahan Pungli Menuju Pelayanan Publik

- Penulis

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com –

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang melaksanakan kegiatan berupa Penguatan Tugas dan Fungsi Kementerian Hukum dan HAM yang memfokuskan pada Aspek Strategi Pencegahan Pungutan Liar menuju Pelayanan Publik dan Terpercaya. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Hukum dan HAM (Lapas, Bapas, dan Imigrasi).Pada kegiatan tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang Christo Victor Nixon Toar berkolaborasi dengan para Pembimbing Kemasyarakatan Utama yakni Drs Nugroho Bc.IP,M.Si dan Sudjonggo, Bc.IP,S.H sebagai Narasumber yang memberikan penguatan kepada seluruh jajaran UPT Se- Cipurwabesuka (Cikarang, Purwakarta,Bekasi,Subang, Karawang).

Pada paparannya pembimbing kemasyarakatan Utama Drs Nugroho Bc.IP,M.Si menyampaikan pokok penting mengenai Penguatan Tugas dan Fungsi Kementerian Hukum dan HAM yang memfokuskan pada Aspek Strategi Pencegahan Pungutan Liar menuju Pelayanan Publik dan Terpercaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun menggaris bawahi bahwa terdapat hal hal penting yang harus dilaksanakan ataupun diimplementasikan oleh seluruh jajaran Petugas Kementerian Hukum dan HAM ,yang pertama, Kriteria kegiatan yang termasuk kedalam pungutan liar yaitu kegiatan yang dipungut tanpa adanya Dasar Hukum, Memiliki Sifat yang Memaksa, dilakukan dengan cara yang dapat mempengaruhi kualitas layanan yang diberikan, dilakukan dengan tujuan untuk membebaskan ataupun meringankan hukuman dari suatu pelanggaran serta nominal dari pungutan yang dilakukan cenderung kecil namun dilaksanakan secara rutin / To Be Continue kepada masyarakat umum.

Adapun beberapa faktor yang dapat mengakibatkan terjadinya pungli seperti Ketidakpastian Layanan, Adanya Penyalahgunaan Wewenang, dilatar belakangi dengan kekurangan penghasilan serta adanya budaya serta mindset yang mewajarkan jika pungli merupakan hal yang biasa.

Yang ke dua, Dampak dari terjadinya perbuatan pungli yaitu tingginya biaya ekonomi, terhambatnya proses pembangunan, rusaknya tatanan masyarakat serta menimbulkan rasa ketidakpercayaan dari masyarakat.

Dan yang ke tiga Adalah Upaya yang dilakukan sebagai langkah dalam melakukan pencegahan pungli yaitu dengan menerapkan sanksi yang tegas bagi para pelaku pungli, melakukan perubahan terhadap pelayanan yang semula dilaksanakan secara manual menjadi online, serta menciptakan sebuah perubahan mindset dari yang tadinya memiliki paradigma dilayani berubah menjadi melayani.

Baca Juga:  Aksi Pencurian Kendaraan Bermotor Curanmor Terjadi Di Dusun VI Pakuncen

Selanjutnya pemaparan disampaikan oleh Sudjonggo Bc.IP,SH, Ia mengatakan kepada seluruh petugas yang hadir untuk dapat mencintai pekerjaannya dengan cara melaksanakan tugas dengan cara bukan dengan alasan.

“Sebagai ASN yang bertugas dibidang Pelayanan terhadap Masyarakat, laksanakan dan tunaikan Tugas serta Kewajiban kita dengan Cara bukan dengan Alasan” ucap Sudjonggo.

Sudjonggo menyampaikan Amanah yang terdapat pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang harus diteladani dan dilaksanakan, yaitu;

1.Pada Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan terdapat sebuah perubahan terkait dengan Ruang Lingkup pelaksanaan tugas Pemasyarakatan dari yang semula Pemasyarakatan hanya merupakan bagian akhir dari sistem peradilan pidana, kemudian berubah menjadi bagian dari sistem peradilan yang dimulai dari tahapan Prajudikasi, Adjudikasi, serta Pascaadjudikasi.

2.Seluruh Petugas Pemasyarakatan harus dapat memahami adanya perbedaan subjek dari kegiatan Pengaman dengan Pengamatan yang tercantum pada Pasal 1 ayat 13 dan 14 yang menyatakan bahawa subjek dari Pengamanan yaitu seorang tahanan ataupun wargabinaan sedangkan subjek dari Pengamatan yaitu seorang tahanan anak ataupun wargabinaan anak.

3.Penyelenggaraan Pengamanan terdiri Kegiatan Pencegahan, Penindakan serta Pemulihan, sedangkan penyelenggaraan Pengamatan terdiri dari Kegiatan Pencegahan, Penegakan Disiplin serta Pemulihan.

“Dengan adanya perkembangan zaman baik berupa Teknologi, bahkan sampai dengan aturan, kita harus dapat menyesuaikan serta memberikan kinerja yang baik dimata Masyarakat yang tentu sesuai dengan segala ketentuan peraturan yang ada” pungkas Sudjonggo

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Saharjo Lapas kls II A Karawang selama 2 hari tersebut dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala Divisi Imigrasi, Kepala Divisi Administrasi, dan seluruh Kepala UPT Kanwil Kemenkumham Jawa Barat se-Cipurwabesuka (UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi) beserta para staf dan jajaran.

 

 

(Suci)

Berita Terkait

Bupati Karawang Hadiri Gerakan Pangan Murah Bazar Ramadhan 1447 H di Jatisari
Pendidikan Jadi Prioritas, Pipik Taupik Ismail Dukung Program Kuliah Gratis untuk Warga Karawang
Bupati dan Forkopimda Sidak THM, Pastikan Tutup Selama Ramadan hingga H+3 Idulfitri
Resahkan Warga, Aksi Perang Sarung di Klari Berakhir di Mapolres Karawang
Gelar Shalawat Bersama, Yonif 305/Tengkorak Perkuat Sinergi dengan Pemkab Karawang
PROYEK 2025 MOLOR KE 2026? PT Surya Mandiri Rahayu Diduga Langkahi SOP, Rehabilitasi Jalan Usaha Tani Diduga Jadi Ajang Curi Uang Rakyat
Sopir Truk Trailer Jadi Tersangka, Polres Karawang Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut di Tanggul Rawagabus
Kurang dari 48 Jam, Polres Karawang Ungkap Kasus Penganiayaan Maut di Cikampek, Satu Tersangka Ditahan
Berita ini 6 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:10

Pengawasan Anggaran 2026, Pipik Taufik Ismail Tampung Aspirasi Warga Kecamatan Cilebar

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:14

H. Endang Sodikin Hadiri Program “Ramadhan Bersyukur”, Tegaskan CSR Harus Berdampak Nyata

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:48

Bupati Karawang Tarawih Keliling di Masjid Jami Al Huda, Salurkan Insentif Guru Ngaji

Senin, 2 Maret 2026 - 09:30

Bazar Sembako Murah di Tunggakjati Disambut Antusias, 350 Paket Disalurkan untuk Warga

Senin, 2 Maret 2026 - 06:50

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Desa Sampalan dalam Reses II DPRD Jabar

Senin, 23 Februari 2026 - 10:18

Reses II DPRD Jabar di Lemahabang, Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Kedawung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:17

Bazar Ramadhan 1447 H Resmi Dibuka, Pemkab Karawang Dorong UMKM Dongkrak Ekonomi Daerah

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:07

Bupati Karawang dan Forkopimda Sidak Pasar, Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadan

Berita Terbaru